Akibat Daya Magis Batu Marantale, Menteri Pun Bisa Terangkat

Akibat Daya Magis Batu Marantale, Menteri Pun Bisa Terangkat

Menperin Saleh Husin membuktikan daya magis batu marantale

Menperin Saleh Husin membuktikan daya magis batu marantale

Batu akik Indonesia menjadi perbincangan di dunia. Selain karena keunikan, coraknya yang beragam, tapi juga daya magisnya.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menjadi salah satu orang yang membuktikan daya magis tersebut.

Menurut, Saleh Husin salah satu batu akik yang memiliki kekuatan magis adalah akik Marantale asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kabupaten ini terletak di pesisir Teluk Tomini dan berjarak sekitar 100 km dari Kota Palu ke arah timur atau 2,5 jam perjalanan darat yang melewati punggung pegunungan Sulawesi.

Ajaibnya batu yang banyak diolah menjadi batu cincin itu bukan sekadar mitos yang tanpa pembuktian. Awalnya, Bupati Parigi, Samsurizal Tombolotutu bertutur tentang batu marantale saat menyambut kunjungan kerja Menperin di rumah dinas Bupati, Senin (4/5/2015).

Batu akik Marantale yang sudah jadi

Batu akik Marantale yang sudah jadi

Karena penasaran, segera digelar pembuktian. Skenarionya, empat orang termasuk Menperin Saleh Husin termasuk Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng Abu Bakar Ahmadali mencoba mengangkat Bupati Samsurizal yang duduk dikursi.

Pertama, mereka mengangkat dengan kedua jari telunjuk yang ditangkupkan, alias bukan dengan mememegang menggunakan kedua tangan. Keempatnya gagal. “Ini untuk membuktikan bahwa awalnya tidak bisa mengangkat,” ujar Bupati.

Selanjutnya, langkah kedua, keempatnya membasuh tangan masing-masing dengan air yang merupakan rendaman batu marantale. Lama rendaman tidak lama, hanya 3-5 menit.

Setelah direndam, kemudian masing-masing mengambil posisi persis langkah pertama, keempatnya siap mencoba lagi. Sang bupati pun terangkat hingga lebih tinggi dari kursi.

Saleh Husin yang asal pulau Rote, Nusa Tenggara Timur pun ternganga saking takjub. “Kalau yang ini, marantale ini bukan lagi mitos karena ada buktinya,” ujarnya.

Menurut Saleh Husin, kisah batu marantale parigi ini menambah khasanah perbatuan Tanah Air. “Di luar soal hal-hal yang di luar nalar, fenomena ini menambah daya tarik batu-batu aji di Indonesia,” ujarnya.

Dia berharap, ke depan, masyarakat makin meminati dan bangga pada batu aji asli Indonesia. Demikian juga, para perajin terus meningkatkan kualitas batu untuk meningkatkan nilai tambah.

Samsurizal menuturkan, keunikan batu marantale ini baru mengemuka sekitar satu bulan belakangan. Batu ini banyak ditemukan di desa Marantale dan Uwelolu, Kecamatan Siniu.

Harga batu mentah sebelum diolah terbilang terjangkau, sebongkah batu marantale sebesar kepalan tangan ditawarkan hanya Rp80-150 ribu saja.

Sumber: sindonews.com

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Persib dan Bobotoh : Aset Nasional

Persib dan Bobotoh adalah dua kata yang tidak bisa dipisahkan. Di mana ada Persib pasti di sana ada bobotoh, meski para pemain Persib hanya melakukan latihan, bukan pertandingan sebenarnya. Di

Hits

Bermain Agar.io, Menyegarkan Otak dan Pikiran

Disela-sela kepadatan aktifitas kita yang menguras pikiran serta bikin mumet, tak ada salahnya kita bermain game.

Artikel

Ini Dia Pemegang Rekor Onani Sejak 2008 !

Lomba Marathon, lomba senam? Mungkin tidak terdengar aneh. Pernah terbayangkan jika onani dilombakan?