Ali Sadikin Sang Gubernur “Koppig” (1)

Ali Sadikin Sang Gubernur “Koppig” (1)

Di senja kala kekuasaannya, Bung Karno (BK) meninggalkan warisan indah untuk Ibukota Jakarta. Warisan yang dimaksud bukan dari proyek-proyeknya nan megah seperti Komplek Gelora Bung Karno atau Monumen Nasional yang menjulang tinggi. Warisan itu adalah sosok Gubernur Jakarta yang baru. Gubernur yang kala itu dipilih masih berusia 39 tahun. Sebuah usia yang tergolong muda untuk memimpin sebuah ibukota dari salah satu negara terbesar di dunia. Gubernur tersebut lantas akan dikenang dengan nama “Bang Ali.” Nama lengkapnya adalah Ali Sadikin.
Dalam memoarnya -yang ditulis Ramadhan K.H.- pada 28 April 1966, BK melantik Ali. Dalam acara pelantikan tersebut, terpapar alasan BK memilihnya.
“Ada, ada yang ditakuti dari Ali Sadikin itu. Apa? Ali Sadikin itu orang yang keras. Dalam bahasa Belanda ada yang menyebutnya, een koppige vent, koppig. Saya kira dalam hal mengurus Kota Jakarta Raya ini baik juga een beetje koppigheid (sedikit keras kepala),” kata BK.
Ia menambahkan, “Apalagi ndoro dan ndoro ayu sudah tahu, tidak boleh membuang sampah semau-maunya di pinggir jalan, tapi ndoro dan ndoro ayu toh menaruh sampah di pinggir jalan. Nah, itu perlu dihadapi oleh orang yang sedikit keras, yang sedikit koppig.”
Sejak awal Sukarno mengingatkan, menata Jakarta bukan pekerjaan mudah. Akan banyak hambatan.
“Tapi, insya Allah, doe je best (berusahalah dengan sebaik-baiknya), agar supaya engkau dalam memegang kegubernuran Jakarta Raya ini benar-benar, juga sekian tahun lagi masih orang mengingat, dit heeft Ali Sadikin gedaan, inilah perbuatan Ali Sadikin. Inilah yang dilakukan oleh Ali Sadikin,” kata Sukarno.

About author

You might also like

Tokoh

Wayne Rooney Kembali Menjadi Pemain Everton?

Rooney menjadi kejutan bagi fans Everton karena tampil dalam pertandingan testimonial salah satu mantan striker Everton, Duncan Ferguson.

Napak Tilas

Nama Soekarno Diabadikan di Negara-Negara Ini (3-tamat)

Gaung Soekarno ternyata tidak saja menggema di tanah air. Imbasnya terasa di mancanegara dan jejaknya ada hingga kini.

Tokoh

Bacaan Favorit Bos Facebook Adalah Karya Cendekiawan Muslim Satu Ini

Ada yang pernah tahu Ibn Khaldun ? Apakah karyanya ? Mungkin sebagian besar dari kita tidak mengetahuinya, namun tidak bagi Bos Facebook. Ibn Khaldun bukanlah seorang yang asing dalam ranah

1 Comment

Leave a Reply