Ali Sadikin Sang Gubernur “Koppig” (2)

Ali Sadikin Sang Gubernur “Koppig” (2)

Sebelum menjabat Gubernur, Lelaki kelahiran Sumedang 7 Juli 1927 ini adalah adalah seorang letnan jenderal KKO-AL (Korps Komando Angkatan Laut). Ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora dan Kabinet Dwikora yang disempurnakan di bawah pimpinan Presiden Soekarno.
Memimpin Jakarta selama sepuluh tahun (1966-1977), Bang Ali banyak melakukan terobosan yang tergolong berani. Sosoknya yang tegas, bersih dan rajin “blusukan” adalah resepnya yang utama. Secara perlahan Ia berhasil membangun Jakarta menjadi kota metropolitan modern yang setara dengan berbagai kota internasional lain. Banyak ide-ide Bang Ali yang merubah wajah Jakarta secara signifikan. Di antara ide-ide-nya yang mewujud adalah Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit di Jakarta Utara, pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet. Bang Ali juga mencetuskan pesta rakyat setiap tahun pada hari jadi kota Jakarta, 22 Juni. Bersamaan dengan itu berbagai aspek budaya Betawi dihidupkan kembali, seperti kerak telor, ondel-ondel, lenong, topeng Betawi, dan sebagainya. Begitu pula kalau kita rajin mengunjungi Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta, ingatan kita pun mau tak mau akan tertuju pada Bang Ali yang mencetuskannya.
Ali Sadikin adalah pemimpin langka. Meski Ia telah tiada (wafat 20 Mei 2008) sepak terjangnya sebagai Gubernur, dan kepribadiannya yang tegas, jujur dan bersih menjadi suri tauladan bagi kita semua. Bang Ali yang turun mengatur lalu lintas di tengah guyuran hujan dan genangan air adalah sebagian cerita yang terus menerus diceritakan. Atau cerita Bang Ali yang berkeliling Jakarta naik bus kota dan harus berdesak-desakan dengan penumpang lain menjadikannya sosok yang tak berjarak dan mau merasakan penderitaan rakyatnya.

Penulis, Akhmad Faizal Reza

About author

You might also like

Tokoh

Pertempuran Solferino Dan Titik Balik Dunant

Siapa sangka, dari kengerian perang lahirlah Gerakan Palang Merah Internasional. Adalah Henry Dunant penggagasnya. Dia lah “Founding Father” gerakan yang mendunia ini. Gerakan itu sendiri berawal dari keprihatinan Henry Dunant,

Tokoh 1Comments

Batu Akik : Dari Soekarno, Mandela Hingga Obama

  Demam batu akik tidak pernah mengenal kelas. Ia tidak kenal pejabat, pemimpin negara atau rakyat jelata. Bahkan dalam banyak hal, masyarakat awam seringkali melihat pejabat atau pemimpin negara sebagai

Napak Tilas 0 Comments

Si Pitung, Robinhood Betawi Yang Kebal Peluru

Cerita Robinhood tidak melulu milik rakyat Inggris. Kita pun, di Indonesia pernah memiliki Robinhood, yakni Robinhood Betawi alias Si Pitung. Si Pitung sudah menjadi cerita rakyat dan Legenda Betawi. Tokoh

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply