Anne Frank dan Buku Harian Seorang Gadis Kecil Korban Holocaust (1)

Anne Frank dan Buku Harian Seorang Gadis Kecil Korban Holocaust (1)

Keceriaan Anne Frank, seorang gadis kecil yang fenomenal

Keceriaan Anne Frank, seorang gadis kecil yang fenomenal

Pepatah “don’t judge a book from it’s cover” memang benar adanya. Dari buku harian yang tampak tak berharga dengan sampul sederhana dan catatan seorang gadis kecil di dalamnya namun sanggup mengguncang dunia.

Itulah Anne Frank. Yang jika ia masih hidup pada 12 Juni 2015 ini maka usianya 86 tahun. Namun sayang, ia tak selama itu hidup di dunia. Ia harus mati muda pada usia 16 tahun, sebuah usia yang masih cukup muda, malah sangat muda.

Usia seseorang boleh muda, tapi itu tak menghalanginya membuat karya yang mengguncang dunia. Bahkan mungkin, Anne Frank tidak menyadari pengaruh yang ia bawa setelah dirinya tiada. Siapakah sebenarnya Anne Frank, sobat dekat ku pun bertanya ?

Anne Frank merupakan salah satu dari sejuta lebih anak Yahudi yang meninggal dalam Holocaust. Nama lengkapnya adalah Annelies Marie Frank pada tanggal 12 Juni 1929 di Frankfurt, Jerman, dari pasangan suami-istri Otto dan Edith Frank.

Holocaust adalah genosida terhadap kira-kira enam juta penganut Yahudi Eropa selama Perang Dunia II, suatu program pembunuhan sistematis yang didukung oleh negara Jerman Nazi, dipimpin oleh Adolf Hitler, dan berlangsung di seluruh wilayah yang dikuasai oleh Nazi.

Selama lima tahun pertama dalam hidupnya, Anne hidup bersama orang tua dan kakak perempuannya, Margot, di sebuah apartemen di pinggiran kota Frankfurt. Setelah perebutan kekuasaan oleh Nazi pada tahun 1933.

Otto Frank melarikan diri ke Amsterdam di Belanda, di mana ia memiliki kenalan bisnis. Otto kemudian disusuli oleh keluarga Frank lainnya, di mana Anne merupakan anggota keluarga terakhir yang tiba pada bulan Februari 1934 setelah sebelumnya tinggal bersama kakek-neneknya di Aachen.

Nazi Jerman menduduki Amsterdam pada bulan Mei 1940. Pada bulan Juli 1942, pemerintah Jerman dan sekutu Belandanya mulai mengumpulkan orang-orang Yahudi yang ada di seluruh negeri Belanda di Westerbork, sebuah kamp persinggahan dekat kota Assen di Belanda, tidak jauh dari perbatasan dengan Jerman.

Dari Westerbork, para pejabat Jerman mengusir orang-orang Yahudi ke pusat pembantaian Auschwitz-Birkenau dan Sobibor di Polandia yang tengah diduduki Jerman.

tempat persembunyian Anne Frank bersama keluarganya

tempat persembunyian Anne Frank bersama keluarganya

Selama paruh pertama bulan Juli, Anne dan keluarganya bersembunyi di sebuah apartemen yang nantinya juga menyembunyikan empat orang Yahudi Belanda – Hermann, Auguste, Peter van Pels, dan Fritz Pfeffer.

Selama dua tahun, mereka tinggal di loteng rahasia apartemen di belakang kantor tempat usaha milik keluarga di Jalan 263 Prinsengracht, yang disebut Anne sebagai Ruang Rahasia (Secret Annex) dalam buku hariannya.

Di sinilah Anne, pada 12 Juni 1942 di hari ulang tahunnya yang ke tiga belas, ia mulai menulis buku harian yang membuatnya terkenal setelah perang berakhir (….bersambung).

dari beragam sumber.

About author

You might also like

Tokoh

Timothy Doner, Pemuda Amerika Serikat yang Menguasai 20 Bahasa

Timothy Doner memiliki hobby yang unik, yaitu ia menyukai berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai macam bangsa.

Hits

Polwan Iptu Dhayita Daneswari ini Jadi Kapolsek Termuda di Jawa

Polwan Iptu Dhayita Daneswari Ini Jadi Kapolsek Termuda di Jawa, Yang masih berusia 23 tahun. Semarang – Polwan ini masih sangat muda. Dengan senyum yang selalu tersungging di bibirnya, ia

Artikel

Tupai Vampir Ditemukan di Kalimantan Barat

Berdasarkan cerita rakyat Kalimantan, tupai vampir ekor rumbai ini pernah menyerang rusa hutan dan meminum darahnya.