Arsitektur Gagasan Soekarno

Arsitektur Gagasan Soekarno

Ir. Soekarno adalah seorang arsitek lulusan Technische Hoogeschool te Bandoeng, yang kini bernama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Setelah lulus dari jurusan Teknik Sipil ITB pada tahun 1926, Ir. Soekarno bersama Ir. Anwari dan Ir. Rooseno mendirikan sebuah biro arsitek. Semasa itu, Soekarno bersama kedua kawannya mengerjakan rancang bangunan dan juga membangun rumah-rumah serta bangunan-bangunan lainnya.

Saat menjadi Presiden RI, Soekarno mengunjungi beberapa negara di Eropa dan Amerika. Perjalanan ini menjadi inspirasi sang presiden pertama dalam membangun Republik Indonesia. Terutama di Kota Jakarta yang diproyeksikan oleh Ir. Soekarno sebagai pusat pemerintahan Indonesia di masa mendatang.

Berikut adalah karya-karya arsitektur yang digagas dan juga dipengaruhi oleh Ir. Soekarno.

Masjid Istiqlal
Arsitek Masjid Istiqlal adalah seorang Kristen Protestan, Frederich Silaban. Peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proses pembangunan dilakukan oleh Presiden Soekarno, pada tanggal 24 Agustus 1951.
Bangunan utama mesjid nasional Republik Indonesia ini terdiri dari lima lantai, dengan gaya arsitektur modern dengan dinnding dan lantai marmer berhiaskan ornamen geometrik dari baja. 12 tiang besar berdiri untuk menopang sebuah kubah besar dengan diameter 45 meter, tepat diatas bangunan utama.

Masjid Istiqlal (foto: skycrapercity)

Masjid Istiqlal (foto: skycrapercity)

Monumen Nasional (Monas)
Populer dengan sebutan Monas atau Tugu Monas, sebuah monumen berupa tugu setinggi 132 meter untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam meraih kemerdekaan dari pemerintahan Kolonial belanda.
Proses pembangunan Monas dimulai tanggal 17 Agustus 1961 oleh Ir. Soekarno. Tugu ini dimahkotai lidah api berlapis emas, sebagai perlambang semangat perjuangan yang menyala-nyala.

Monumen Nasional, yang populer disebut Monas. (sumber: jakcity)

Monumen Nasional, yang populer disebut Monas. (foto: jakcity)

Gedung Conefo (Gedung DPR/MPR)
Conference of The New Emerging Forces (CONEFO) adalah sebuah gagasan Ir. Soekarno untuk membentuk sebuah kekuatan blok baru bersama negara-negara berkembang. Tujuan dari CONEFO adalah menyaingi kekuatan dua blok yang sudah ada, yaitu blok Uni Sovyet dan Blok Amerika Serikat.
CONEFO dibubarkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1966, dan gedung CONEFO dialih fungsikan menjadi gedung DPR-MPR hingga saat ini.

Gedung CONEFO yang kini menjadi gedung DPR-MPR. (foto: wikipedia)

Gedung CONEFO yang kini menjadi gedung DPR-MPR. (foto: wikipedia)

Gedung Sarinah
Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia. Dengan kata lain, mall pertama di Indonesia. Ide pembangunan mall ini berawal dari kunjungan Soekarno ke negara-negara lain, dimana telah ada pusat perbelanjaan modern. Untuk memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia terhadap barang-barang berkualitas dengan harga terjangkau, maka Ir. Soekarno membuat gedung perbelanjaan yang diberi nama dari salah satu pengasuh Soekarno di masa kecil, Sarinah. Gedung pusat perbelanjaan ini dibangun pada tahun 1963 setinggi 74 meter dan 15 lantai.

Gedung pusat perbelanjaan (Mall) Sarinah

Gedung pusat perbelanjaan (Mall) Sarinah

Wisma Nusantara
Gedung Wisma Nusantara adalah gedung pencakar langit pertama di Indonesia. Dibangun pada tahun 1964 oleh seorang arsitek bernama Wiratman Wangsadinata, dengan ketinggian diatas 100 meter, tepatnya 117 meter.
Wisma Nusantara merupakan gagasan Soekarno untuk mempermudah akses antar instansi dan juga perkantoran, sehingga Wisma Nusantara dirancang sebagai gedung perkantoran.

Gedung Perkantoran Wisma Nusantara, pencakar langit pertama di Indonesia.

Gedung Perkantoran Wisma Nusantara, pencakar langit pertama di Indonesia.

… bersambung …

(dari berbagai sumber)

 

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Batu Akik Pancawarna, Mendunia Berkat KAA

Trend batu akik di Indonesia sedang naik daun. Dalam memperingati Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Kota Bandung, batu akik pun dijadikan sebagai souvenir. Batu akik Pancawarna nan cantik akan menjadi souvenir

Makanan

Kuliner Wajib Yang Kudu Ada Saat Lebaran

Lebaran tinggal menghitung hari. Di hari istimewa ini, keluarga muslim di Indonesia biasanya memersiapkan kuliner khas lebaran.

Hits

AS Akui Pernikahan Sejenis, #Lovewins dan Perdebatan di Indonesia

Amerika mengakui pernikahan sejenis, hingga menimbulkan perdebatan sampai di Indonesia. Bagaimana potensi dan dampak dari Keputusan ini?