Bacaan Favorit Bos Facebook Adalah Karya Cendekiawan Muslim Satu Ini

Bacaan Favorit Bos Facebook Adalah Karya Cendekiawan Muslim Satu Ini

Ada yang pernah tahu Ibn Khaldun ? Apakah karyanya ? Mungkin sebagian besar dari kita tidak mengetahuinya, namun tidak bagi Bos Facebook.

Ibn Khaldun bukanlah seorang yang asing dalam ranah keilmuan sosial, khususnya Sosilogi. Ia adalah salah seorang cendekiawan muslim besar Islam abad 14 Masehi.Bahkan Ia pernah dijuluki “Bapak Sosiologi Islam.”

Kita kalah dengan Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus Bos Facebook. Ia mengagumi dan menghargai Ibn Khaldun lewat karya-karyanya, salah satunya adalah “Muqqadimah.” Sebuah magnum opus atau karya terbesar Khaldun.

Seperti dilansir dalam laman dream.co.id, Buku Ibnu Khaldun berjudul `Muqaddimah` kini menjadi salah satu karya yang menjadi bacaan wajib Zuckerberg.

“Bacaan saya selanjutnya dalam A Year of Books adalah Muqaddimah oleh Ibnu Khaldun,” kata Mark dalam akun facebooknya, Rabu, 3 Juni 2015.

Mark lebih jauh menjelaskan bahwa kitab ‘Muqqadimah’ itu bercerita tentang sejarah dunia yang dibuat seorang intelektual yang hidup pada tahun 1.300-an.

Kitab ‘Muqaddimah’ menjelaskan banyak hal mengenai pembentukan masyarakat dan budaya, penciptaan kota, politik, perniagaan, dan pengetahuan.

Menurut Mark, meski banyak dari apa yang diyakini kini terbukti tidak benar setelah 700 tahun kemajuan, karya Ibnu Khaldun ini masih sangat menarik untuk melihat apa yang dipahami saat ini, dan pandangan dunia secara keseluruhan ketika itu semua dianggap sama.

Sebenarnya bukan hanya Zuckerberg yang mengagumi Ibn Khaldun. Kitab Muqadimmah yang terbit pada tahun 1377 itu sejak lama dikagumi sarjana-sarjana Barat.

Buku ini, walaupun secara teknis membahas sejarah, disebut-sebut meletakkan pondasi keilmuan bagi sosiologi dan ilmu ekonomi. Sejarawan Arnold J. Toynbee menyebut kitab Muqadimmah karya Ibn Khaldun itu sebagai “..buah pemikiran agung manusia dari zaman kapanpun, di manapun.”

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Mengapa Soekarno Layak Disebut Seniman ? (Bagian 1)

Sebagai Proklamator, sebagai Presiden, Sebagai Founding Father begitulah kita mengenal sosok Soekarno. Namun, sebagai seniman ?

Tokoh

Nama Soekarno di Abadikan Di Negara-Negara Ini (2)

Gaung Soekarno ternyata tidak saja menggema di tanah air. Imbasnya terasa di mancanegara dan jejaknya ada hingga kini.

Artikel

Suasana Idul Fitri Zaman ‘Baheula’ di Bandung (1)

Penentuan awal puasa dan lebaran tahun ini semoga tidak menjadi polemik. Daripada mengedepankan perbedaan, mari utamakan persatuan.