Badak dengan Pengawalan oleh Pasukan Khusus Bersenjata.

Badak dengan Pengawalan oleh Pasukan Khusus Bersenjata.

Badak bernama Sudan dengan pengawalan intensif selama 24 jam. (foto: Ol Pejeta)

Badak bernama Sudan dengan pengawalan intensif selama 24 jam. (foto: Ol Pejeta)

Di Kenya, seekor badak bernama Sudan selalu dikawal oleh pasukan pengamanan khusus bersenjata lengkap kemanapun ia pergi, selayaknya seorang Presiden.

Sudan adalah seekor badak putih utara  atau Northern White Rhino, dengan nama latin Ceratotherium Simum Cottoni. Sudan adalah badak putih jantan terakhir yang masih hidup di planet bumi!
Badak berusia 40 tahun ini dikawal ketat selama 24 jam penuh. Luar biasa!!

Pengamanan ketat terhadap Sudan dilakukan untuk menjaga spesies ini dari pemburu liar. Para ilmuwan masih menaruh harapan suatu hari nanti Sudan akan kembali memiliki keturunan, sehingga spesies ini terhindar dari kepunahan.

Saat ini hanya ada lima subspesies badak didunia, dua diantaranya berada dalam penangkaran di San Diego Animal Park, Amerika Serikat. Sudan dan dua badak betina berada di Ol Pejata Conservacy, Kenya. Subspesies badak ini adalah yang terlangka di muka bumi, dengan predikat Critically Endangered oleh IUCN.

Pengawal Sudan yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap. (sumber: Julian Dutton)

Pengawal Sudan yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap. (sumber: Julian Dutton)

Selain dijaga oleh pengawal bersenjata, Ol Pejeta juga melindungi Sudan dengan memasangkan radio pemancar. Sayangnya cula milik Sudan terpaksa harus diambil, demi mengurangi minat pemburu liar. “Satu-satunya alasan membunuh badak adalah untuk mengambil cula-nya” ujar Elodie Sampere, pengelola Ol Pejeta Conservacy.

Perburuan badak merupakan salah satu perburuan paling masih di dunia. Pada tahun 1960 tercatat ada 2000 badak putih utana di dunia, sedangkan pada tahun 1984 hanya tinggal 15 ekor saja. Bukan hanya badak, nyawa orang-orang yang berusaha melindungi badak pun ikut terancam mengingat harga cula badak mencapai $ 75.000 atau sekitar 900.000 rupiah.

Untuk membekali para pengawal dengan kemampuan dan peralatan yang memadai, Ol Pejeta meluncurkan kampanye Gofundme, dan mampu mendapatkan dana senilai $ 7.700.

Harimau Jawa, Harimau Sumatera, Gajah Sumatera dan Orangutan merupakan spesies endemik Indonesia yang langka dan terancam punah.

(sumber: mongabay)

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup

Sebaiknya Kita Tahu Manfaat Buah Kurma

Jelang bulan suci Ramadhan, salah satu kekhasannya adalah kehadiran buah Kurma. Buah Kurma, selain manis juga mengandung banyak nutrisi.

Artikel

Mei ini, Perang Dunia 2 Berakhir 70 Tahun Lalu

Perang membawa kesengsaraan bagi banyak pihak. Kita mengalami dua kali perang dunia, dan semoga tidak akan terulang untuk ketiga kalinya. Perang dunia kedua seakan menjadi ajang balas dendam bagi pihak

Artikel

Kesaksian Seorang Ajudan, “Lalat pun Tak Dibunuhnya”

Cerita ini diambil dari buku “Sewindu Dekat Bung Karno” cerita seorang ajudan yang menemani keseharian Bung Karno.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply