Bandung Ibukota Asia Afrika

Bandung Ibukota Asia Afrika

Setelah era kemerdekaan, Bandung tetap memegang peranan yang penting. Pada April 1955, Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) yang gaungnya menggema ke seluruh dunia. Para pemimpin dari ke dua benua tersebut, yakni dari Negara-negara Asia dan Afrika berkumpul di Bandung membahas nasibnya dalam percaturan dunia yang pada waktu itu sudah terbagi ke dalam dua Blok, Blok Amerika Serikat dan Blok Uni Sovyet. Melalui Konferensi inilah kemudian ditumbuhkan kesadaran untuk mempererat hubungan serta kemitraan di antara Negara-negara Asia dan Afrika. Dan sejarah mencatat pula, KAA 1955 di Bandung menjadi salah satu pencetus terbebasnya belenggu Negara-negara Asia dan Afrika dari penjajahan.

Lima puluh tahun kemudian, yakni tepatnya April 2005 lalu, Pemimpin-pemimpin Asia dan Afrika sekali lagi berkumpul di Bandung untuk memeringati sekaligus menghidupkan kembali semangat Dasasila Bandung. Bandung, tidak lagi menjadi milik urang Sunda dan Indonesia. Bandung sesungguhnya telah menjadi milik dunia.

Akhmad Faizal Reza

About author

You might also like

Artikel

Kilometer Nol, Awal Mula Kota Bandung

Menelusuri sejarah Kota Kembang Bandung, tak lengkap jika tidak membahas titik nol KM kota ini. Di manakah ia berada, dan bagaimana sejarahnya ? Penanda titik nol Bandung mungkin terlihat tidak

Tokoh

Siapa Sangka, Foto Berwarna Ini Sudah Berusia 100 Tahun !

Bagi kita yang lahir di periode 80 hingga 90 puluhan mungkin tidak terlalu aneh melihat foto berwarna. Meski masih memakai film sebagai medianya, foto berwarna sudah begitu lumrahnya.

Artikel

“Cintamu yang Selalu Menjiwai Rakyat.Cinta Fat”

Saat Bung Karno meninggal, pada 21 Juni 1970, Fatmawati tidak hadir. Ia hanya mengirimkan karangan bunga dan tulisan itu.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply