Benarkah Tim Arkeolog Menemukan “Kujang” Di Gunung Padang ?

Benarkah Tim Arkeolog Menemukan “Kujang” Di Gunung Padang ?

Temuan Tim Arkeolog di Gunung Padang yang mirip senjata Kujang

Temuan Tim Arkeolog di Gunung Padang yang mirip senjata Kujang

Penelusuran di Gunung Padang semakin hari semakin memunculkan banyak temuan yang masih menjadi misteri.

Setelah penemuan makam-makam tua di sekitaran Gunung Padang (lihat artikel : Ada Makam Kabayan di Situs Gunung Padang) arkeolog banyak menemukan pecahan-pecahan tembikar, koin, pisau, dan yang tak kalah menarik adalah temuan mirip senjata tradisional Jawa Barat, yakni kujang !

Menurut Ali Akbar, ahli arkeologi dari Tim Nasional Penelitian Gunung Padang, selama penelitian berlangsung tim menemukan berbagai pecahan tembikar, logam seperti koin, pisau dan sebuah batu yang berbentuk mirip kujang (senjata tradisional Jawa Barat), “Bentuknya seperti senjata. Ada bagian pegangan, semacam pinggang, bagian bilah yang bifasial, tajaman dibuat dari dua sisi.” Seperti dikutip dari laman detik.com.

gunung-padang_batu-kujang

Lebih jauh, Ali menuturkan bahwa batu tersebut diduga merupakan asli buatan manusia zaman lampau. Seluruh permukaan batunya dipangkas, lanjut Ali, kemudian digosok sehingga permukaannya menjadi halus. Menurutnya, teknik pembuatan seperti itu sudah dikenal masyarakat prasejarah. Pada dasarnya, tim meyakini bahwa batu tersebut merupakan artefak tinggalan lelehur pendiri Gunung Padang.

Namun, beberapa arkeolog yang lain menyangkal bahwa temuan artefak tersebut adalah senjata Kujang, melainkan hanyalah bebatuan yang terbentuk secara alami oleh alam.

kujang-senjat-tradisional-sunda

Kujang sendiri adalah sebuah senjata unik khas daerah Jawa Barat. Menurut beberapa literature, Kujang mulai dibuat sekitar abad ke-8 atau ke-9, terbuat dari besi, baja dan bahan pamor, panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram

 

About author

You might also like

Artikel

Miracle in Cell No.7 : Cinta Seorang Ayah Terhadap Putrinya

Film Korea ini berhasil menguras air mata penontonnya, itulah kesan setelah menonton film ini. Genre film Miracle in Cell No.7 adalah drama, dengan sedikit diselipkan komedi. Ceritanya berkisar hubungan antara

Hits

Harta Karun di Perairan Indonesia Diperkirakan Bernilai 127,6 Triliun ! (2)

Besarnya potensi harta karun dari kapal-kapal yang tenggelam di perairan Nusantara cukup Fantastik. Hal ini tidaklah aneh, karena semenjak berabad-abad lalu, Nusantara menjadi salah satu pusat perdagangan dan persaingan kapal-kapal dagang dari berbagai negara Eropa.

Artikel

Transplantasi Kepala: Ilmiah? atau Fiksi Ilmiah? (2)

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan kita untuk dapat bertukar tubuh di masa depan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply