Boneka Seks, Dari Zaman Yunani Kuno Hingga Era Digital

Boneka Seks, Dari Zaman Yunani Kuno Hingga Era Digital

Membincangkan seks tidak pernah selesai. Bahkan alat-alat pemuas seks bukanlah fenomena modern, melainkan sudah ada dari zaman purba.

Penemuan dari situs-situs arkeologis membuktikan hal itu. Seks, permainan seks, alat atau mainan seks telah ada semenjak lama dan berusia ribuan tahun.

seperti dikutip dari laman liputan6.com, jika ditelisik lagi keinginan pria untuk ditemani perempuan bukan manusia sudah hadir dalam mitologi Yunani Kuno.

Ia adalah Pygmalion, seorang pemahat jenius dari Yunani. Ia sangat mahir membuat patung, namun keahliannya paling nampak saat ia membuat patung perempuan.

Sampai suatu kali ia memahat patung perempuan yang menurutnya sangat cantik sampai-sampai ia jatuh cinta pada hasil karyanya yang dinamakan Galatea. Seperti dilansir The Atlantic, Selasa (18/8/2014) Pygmalion akhirnya hidup berpasangan dengan patung cantik ini dan menyatakan kepada orang-orang bahwa sosok ini adalah istrinya. Dan mereka hidup sampai akhir zaman.

Nah, di era modern ini penampakkan boneka seks semakin canggih dan semakin realistis. Sebuah perusahaan bernama Sinthetics, perusahaan di Los Angeles yang memproduksi boneka seks serealistis mungkin hingga boneka produksi mereka terlihat sangat realistis dan sulit dipercaya bahwa boneka itu bukan benda hidup.

Boneka tersebut dijual dengan harga yang beragam mulai dari harga $5,750 atau sekitar Rp80,7 juta yang paling mencengangkan seharga $25,000 atau sekitar Rp350 juta.

Untuk semua harga itu konsumen bisa membeli boneka dengan garis tubuh dan warna kulit yang kecokelatan indah, dengan bulu tubuh bahkan tato, tindikan dan bentuk kuku yang terawat sempurna. Detailnya sangat luar biasa dan sulit untuk tidak mengagumi secara artistik.

Yang lebih menghebohkan adalah boneka seks bikinan Jepang yang terlihat sangat mirip dengan manusia. Mata, kulit, seakan nyata.  Pembeli bahkan dapat memilih sesuai yang diinginkan: ukuran payudara, warna rambut, hingga bentuk jemarinya.

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Tokoh

Argumen Bung Karno Tentang Atlantis dan Mitos Nyi Roro Kidul

Salah satu misteri dunia yang masih mengundang tanda tanya hingga hari ini adalah keberadaan Altantis yang hilang ditelan bumi.

Napak Tilas

Ada Swiss di Kota Intan

Keanekaragaman budaya nusantara, kondisi geografis, budaya dan produktifitas masyarakat membuat setiap wilayah memiliki julukan tersendiri.

Artikel

Efek Bisikan di Kuping Kanan Ketika Bayi Tidur

Intonasi suara dan sentuhan orang tua dapat membantu anak dalam membangun sistem kendali emosi.