Bra & Kutang, Darimanakah Engkau Berasal ?

Bra & Kutang, Darimanakah Engkau Berasal ?

kutang

Melihat sebuah video dokumenter tentang perempuan Bali pada 1930-an membuat saya terhenyak. Mereka umumnya tidak memakai bra atau kutang.

Hal ini mengundang pertanyaan dalam benak saya –tentu bukan pertanyaan mesum- semenjak kapan kaum perempuan, lebih khususnya di Indonesia mulai memakai bra, BH atau sebutan yang lebih umum, kutang ? Untungnya Mbah Google menyediakan jawaban tentang pertanyaan saya ini. Jawabannya akan saya kutipkan, atau rangkumkan dalam artikel ini.

Di Indonesia sendiri, kita mengenal 3 istilah untuk pelindung payudara bagi kaum Hawa ini. Sebagian menyebutnya bra, yang lain menyebutnya BH, tetapi yang lebih umum biasanya menyebut “kutang.” Mengapa bisa muncul beragam istilah untuk barang yang sama ? Begini sejarahnya.

Ternyata pemakaian bra atau kutang sudah berumur ribuan tahun ! Jejak pemakaian kutang atau bra dimulai sejak abad ke-3 ketika para perempuan Romawi membebatkan semacam perban untuk membungkus dada mereka saat berolahraga.

Perkembangan Bra dari masa ke masa

Perkembangan Bra dari masa ke masa

Lantas, awal mula bra seperti yg kita kenal sekarang diluncurkan pertama kali di Paris, Prancis, pada 1889. Sebagai kota Fashion, sepertinya memang Paris menyandang sebagai kota pertama tempat kelahiran bra. Desain bra modern itu dibuat oleh seorang pengusaha pakaian bernama Herminie Cardolle. Bentuknya masih menyerupai korset, pendahulu bra. Brassiere yg merupakan akar kata dari bra kali pertama digunakan oleh majalah Vogue pada 1907.

Nah, kita sekarang menjadi tahu, dari mana istilah “bra” tersebut muncul. Lalu, darimanakah istilah BH ? Beha atau yang disingkat dengan BH merupakan kependekan dari kata Belanda, yakni Buste Houder, yang diserap dalam bahasa Indonesia cuma singkatannya saja. Dengan kata lain, kita mengenal istilah “beha” atau disingkat BH warisan istilah dari kolonial Belanda.

Lalu, darimanakah istilah kutang berasal, istilah ini lebih populer di kalangan masyarakat awam. Seperti yang telah saya sampaikan di awal tulisan, di Bali sampai pertengahan abad ke 20, para perempuannya belum memakai kutang. Sementara menurut sastrawan sekaligus seniman Remy Sylado, dalam novelnya Pangeran Dipenogoro dijelaskan asal muasal istilah kutang. Menurut Remy, kebiasaan itu diperkenalkan Belanda. Ceritanya begini.

Pada waktu itu, dalam proyek pembangunan jalan raya pos Anyer-Panarukan, Belanda mempekerjakan budak perempuan dan laki-laki. Don Lopez, seorang pejabat Belanda, melihat budak perempuan bertelanjang dada. Dia kemudian memotong secarik kain putih dan memberikannya kepada salah seorang di antara mereka sembari berkata dalam bahasa Prancis: tutup bagian yg berharga (coutant) itu. Berkali-kali dia mengatakan coutant.. coutant yg kemudian terdengar sebagai kutang oleh para pekerja. Dan istilah ini menyebar dari mulut ke mulut sehingga menjadi kosakata yang banyak dianut masyarakat Indonesia hingga kini.
Disarikan dari beragam sumber

Comments

About author

You might also like

Hits

Ring Of Fire, Harta Karun Terpendam Kabupaten Garut

Nusantara adalah Negeri The Ring of Fire. Julukan ini wajar sebab jumlah gunung berapi di Indonesia sungguh luar biasa.

Nasional

Memilih Sekolah TK Bagi si Kecil

Memilih sekolah TK bagi anak merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi pasangan muda .

Hits

Si Bung, Peraih 26 Gelar Doktor Honoris Causa !

Masih tentang Bung Karno, sosok Bung Karno sebagai Proklamator, Founding Father, Presiden RI pertama mungkin hampir semua anak bangsa ini mengenalnya. Bagaimana dengan gelar Doktornya dari beragam universitas ?

1 Comment

  1. wahyu
    April 11, 06:56
    Cerita soal bra. Seorang yahudi ( laki2 ) rajin sekali blanja kutang hitam atw putih polos di toko arab. Bolak balik dibawa ke israel dari mulai 1 buah sampai lusinan. Si arab nya memang pinter dagang, dia selalu naikkin harga dan jual mahal terus dengan bilang produksi kutang sedang susah atw stock habis. Herannya si Yah ini tetep setia nunggu dan berapapun harganya dinaikkan dia beli. Inilah keunggulan bisnis yahudi... Ternyata.. dia beli 1 pieces kutang digunting jadi 2 pieces topi ..laku keras di Israel ... He he ..

Leave a Reply