Candi Jiwa dan Candi Blandongan, Usianya Melebihi Borobudur

Candi Jiwa dan Candi Blandongan, Usianya Melebihi Borobudur

Di Jawa Barat tidak banyak peninggalan Candi, selain yang sudah dikenal, yakni Candi Cangkuang. Namun, ternyata Jawa Barat pun gudangnya Candi.

Candi yang dimaksud adalah Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Candi Jiwa merupakan candi terbesar di Indonesia dan bahkan lebih besar ketimbang candi Borobudur. Candi Jiwa merupakan sebuah candi yang belum lama terungkap dan masih dalam tahap penelitian. Usia Candi Jiwa bahkan lebih tua dari candi-candi besar yang ada di Indonesia.

Candi Jiwa terletak di Desa Segaran, Batujaya. Batujaya adalah sebuah desa di tepi Sungai Citarum, sekitar 20 km di sebelah barat laut kota Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Batujaya hanya 20 km dari Ujung Karawang – tempat bermuaranya Sungai Citarum di Laut Jawa yang membentuk delta.

Bahan material candi yang terbuat dari batu bata dan dilapisi semen kapur (stuko) juga menunjukan bila peradaban masyarakat di zaman itu terhitung maju dan melebihi zamannya. Berdasarkan hasil analisis radiocarbon di salah satu universitas di luar negeri, bisa diketahui usia candi dari arang kulit padi yang terdapat sebagai campuran bahan pada pembuatan bata candi.

Kompleks percandian Batujaya dari masa yang setua itu telah menggunakan bata. Kenyataan ini telah membantah anggapan dalam sejarah pembangunan candi yang selama ini dianut. Yaitu anggapan bahwa candi yang terbuat dari bata adalah candi dari masa yang muda, dan sebaliknya, candi dari masa yang tua dibuat dari bahan batu. Penemuan kompleks percandian Batujaya yang terbuat dari bata telah membuktikan bahwa candi yang terbuat dari bata tidak harus berasal dari masa yang muda.

Dari ke 24 situs candi yang ditemukan, baru sekitar 11 situs candi yang diteliti dan digali secara intensif hingga kini, diantaranya adalah bangunan Candi Jiwa danBlandongan.

Kedua bangunan candi tersebut letaknyaterpisah oleh areal persawahan penduduk, dimana mereka beroleh pengairan darisungai Citarum yang melintas tak jauh dari daerah tersebut.

Diketahui bahwa kawasan percandian Batu Jaya ini diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan kerajaan Hindu Tarumanegara. Di abad ke 5 s.d 7 Masehi kerajaan Hindu Tarumanegara saat itu berkuasa atas seluruh wilayah Jawa Barat hingga Lampung.

Pada masa itu kehidupan masyarakatnya pun telah menganut 3 kepercayaan agama yang berbeda yaitu :  agama Buhun / Leluhur, Hindu danBudha serta dapat hidup berdampingan secara rukun dan damai.

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Artikel

Batu Giok, Dari Perhiasan, Senjata, Hingga Baju Pemakaman Raja Tiongkok

Dalam kebudayaan Tiongkok, batu giok sudah dikenal ribuan tahun lalu. Pemakaiannya tidak terbatas pada perhiasan semata, bahkan untuk pemakaman !

Budaya

Sejarah Awal Mula Scooter Vespa Piaggio

Sejarah mencatat ketika Enrico Piaggio secara tak sengaja berseru “Sambra Una Vespa” (terlihat seperti Tawon). Inilah cikal bakal penamaan Vespa.

Artikel

Kota-Kota Kuno Yang Tenggelam Ke Dasar Laut (bagian-1)

Peradaban manusia berlangsung ribuan tahun. Banyak kota yang telah dibangun, namun tak sedikit yang hilang tenggelam ke dasar laut. Penyebabnya bisa beragam. Dari unsur kesengajaan, hingga bencana alam yang meluluhlantakkan