Cari Teman Traveling? Gabung Couchsurfing!

Cari Teman Traveling? Gabung Couchsurfing!

Menjelajahi tempat-tempat baru, entah itu menyaksikan pemandangan alam atau perkotaan, menjelajahi budaya baru, serta merasakan kehidupan sosial budaya di tempat lain mampu membuka pola pikir kita. Ya! Traveling adalah salah satu cara untuk menyegarkan pikiran kita dari sumpeknya rutinitas sehari-hari.

Namun tak jarang kita kebingungan saat hendak traveling. Kemana tempat yang kita tuju? Bersama siapa? Berapa biaya yang dibutuhkan? Dimana kita menginap?

Secara teknis, couchsurfing cukup mudah. Kita hanya perlu menentukan destinasi traveling dan mencari teman yang bersedia menampung kita disana. Kita bisa mencari informasi mengenai hal-hal menarik dari daerah tujuan, dan biasanya komunitas couchsurfing setempat akan menemani kita selama berada disana.

Dengan kata lain kita bisa mendapatkan tempat menginap murah atau bahkan gratis, sekaligus mendapat rekan traveling yang juga berfungsi sebagai travel guide. Begitu juga sebaliknya, kita dapat membantu para wisatawan memberi memberi tempat menginap dirumah, atau hanya sekedar menemani mereka saat berada di kota kita. Tapi bukan berarti couchsurfing merupakan cara traveling bagi mereka yang tidak punya uang atau biaya pas-pasan.

Kesempatan ini tentu bisa dimanfaatkan untuk bertukar informasi, pengetahuan, dan juga berbagi budaya. Terutama bagi kita warga Indonesia yang memiliki beragam budaya lokal, couchsurfing adalah salah satu tempat yang tepat untuk mempromosikan pesona nusantara.

Lebih dari itu, couchsurfing memberi kita sebuah opsi baru untuk traveling. Karena dengan menginap dirumah seorang couch, secara langsung ataupun tidak langsung kita dapat belajar dan mengenal sebuah budaya baru, merasakan hidup dalam tatanan budaya yang baru, sistem sosial yang berbeda, keseharian yang berbeda, dan hal-hal lainnya.

Sensasi tersebut tidak akan kita dapatkan saat kita menginap di hotel. Hotel memberi kita fasilitas serta pelayanan berbasis sebuah standard perhotelan, sehingga kita tidak merasakan hidup dalam sebuah lingkungan sosial masyarakat setempat, tidak ada interaksi sosio-kultural dengan warga setempat.

Tak jarang juga kita mendapat sebuah surprise dari para couch (sebutan member couchsurfing) ketika kita berkunjung ke daerahnya. Misalkan ketika kita diajak belanja oleh couch setempat ke pasar tradisional di Swedia, tentu saja pasar tradisional Swedia membuat kita terperangah karena kita sudah terbiasa dengan pasar tradisional di Indonesia yang umumnya becek dan bau.
Atau dibawa menuju sebuah tempat tidak terkenal namun memiliki keindahan yang luar biasa, tak kalah dari tempat wisata terkenal.

Sebuah pengalaman yang sangat mengagumkan, menyadarkan kita akan luasnya dunia dengan keanekaragaman yang terkandung didalamnya.

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup

10 Mei, Hari Lupus Sedunia, Yes We Care !

Mungkin belum banyak yang tahu, apa sih yang dimaksud penyakit Lupus ? Ingatan sebagian orang tertuju pada tokoh remaja kocak era 90-an bernama “Lupus” dalam novel remaja karya Hilman Hariwijaya.

Hits

Takisung, Pantai Exotis di Tanah Laut

Pantai Takisung merupakan salah satu ikon kota Pelaihari karena memiliki pemandangan yang indah, hamparan pasir pantai yang bersih.

Artikel

Aylan Kurdi, Bocah Suriah Yang Membuat Dunia Menangis

Konflik Suriah terus berkepanjangan. Gelombang pengungsi berdiaspora ke mana-mana. Adalah Aylan Kurdi membuat dunia menangis,