Dari Gasibu ke Pasar Monju

Dari Gasibu ke Pasar Monju

Pasar-Minggu-Monju

Lupakan kalau anda berniat berolahraga di minggu ini, bahkan minggu-minggu selanjutnya jika Anda mampir ke Gasibu. Dijamin, niat Anda akan berubah 180 derajat jika sudah sampai di sana.

Yang jelas, Anda bakalan menyesal kalau tidak membawa dompet di minggu pagi yang cerah itu, atau lebih parah lagi, dompet Anda tertinggal di kamar mandi pagi tadi. Sebabnya Cuma satu, terlalu banyak godaan yang tidak boleh Anda lewatkan begitu saja. Mulai dari makanan dari yang levelnya ringan sampai yang kelas berat ada di sini. Lupakan saja sarapan pagi. Di sini tidak ada bedanya. Anda akan menemukan nasi timbel khas sunda, lengkap dengan jengkol, petai, dan ayam goreng.

Atau Anda hanya mencari cemilan ? Di sini adalah surganya cemilan. Cilok goreng khas Bandung atau jajan pasar bertebaran di mana-mana. Atau Anda ingin bergaya, tapi dompet Anda cekak ? Tenang saja, di Gasibu segalanya ada. Mulai dari kacamata, dompet, topi, jam tangan sampai casing hp dan lainnya.

Gasibu sekarang bukanlah Gasibu dulu. Pasar Kaget Gasibu yang dulu terkesan semrawut, kumuh dan acak-acakan kini telah berubah. Medio November 2014 lalu, Walikota Bandung, Kang Emil merelokasi pedagang Gasibu. Mereka ditempatkan di dekat Monumen Perjuangan. Langkahnya ini membuat Lapangan Gasibu dan Gedung Sate, yang menjadi Ikon Jawa Barat menjadi bersih dan rapi kembali. Di sisi lain, pedagang atau PKL yang dahulunya liar kini lebih terwadahi dengan adanya Pasar Minggu Monju (Monumen Perjuangan). Sebuah transformasi yang baik dari Pasar Gasibu yang dulu.

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup

“EXODUS : GODS AND KINGS” (1)

Menikmati film besutan Ridley Scott ini mau tak mau kita membandingkannya dengan film bertema sama, yakni “The Ten Commandments.” Tapi jangan coba membandingkannya dari segi efek visual atau kejernihan gambar.

Hits

Inilah Negara-Negara Paling Lama Waktu Puasanya

Pelaksanaan puasa di berbagai belahan dunia memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya adalah soal waktu puasa yang beragam.

Makanan 0 Comments

Susumu, Susuku, Susu Kita

Bandung, Jam menunjukan pukul 3 sore hari, cuca panas dan matahari masih sesekali terik meski terkadang berawan sejenak. Terasa keringat mengucur karena belum sempat istirahat yang dikarenakan pekerjaan-pekerjaan yang tidak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply