Denyut Pasar Andir

Denyut Pasar Andir

Jangan tanyakan jam normal di sini. Ketika sebagian besar masyarakat Bandung masih terlelap dan diselimuti mimpi indah atau mungkin mimpi buruk, Pasar Andir menghadirkan suasana sebaliknya.

Denyut aktivitas manusia mulai terasa dari pukul 22.00 WIB hingga subuh. Beragam sayur mayur, buah-buahan dan daging segar dapat anda temukan di sini. Lampu listrik yang kap-kapnya terbuat dari corong minyak menerangi lapak-lapak pedagang. Dahulu, sebelum lampu listrik, petromak lah yang menerangi malam-malam mereka. Seiring langka dan mahalnya minyak tanah, petromak mulai ditinggalkan.

Satu, dua, puluhan calon pembeli dari berbagai pelosok kota mulai berdatangan. Inilah salah satu sudut pasar tradisional di kota Bandung. Menurut Ilmu Ekonomi, pasar didefinisikan sebagai “pertemuan antara penjual dan calon pembeli.”Pertemuan antara harapan dengan harapan.

Bagi pedagang Andir, tentu harapannya adalah barang jualannya dapat laku terjual di pagi buta ini. Bagi pembeli, yang sebagian besarnya adalah tukang sayur keliling, orang suruhan pengelola restoran atau café, harapannya adalah mendapatkan bahan-bahan untuk diolah dan dijadikan jualan lagi nanti siangnya. Lebih dari itu, harapannya mendapatkan harga yang cocok agar margin keuntungannya makin besar. Malam yang dingin dan menusuk tulang terasa hangat di Pasar Andir, sehangat candaan-candaan pedagangnya menyapa pembeli.

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Definisi Cantik Menurut Budaya (1)

Apa yang membuat kita melontarkan kata “cantik” kepada kaum hawa ? Apa yang menjadi tolok ukur ? Apa sesungguhnya definisi cantik atau kecantikan itu sendiri ? Mungkin tanpa kita sadari,

Makanan

Kota Padang Bakal Jadi Tuan Rumah Festival Sate dan Soto Nusantara

Bagi masyarakat Indonesia, sate dan soto menjadi kuliner khas yang tak boleh dilewatkan. Kuliner ini sudah menjadi ikon kuliner tradisional.

Hits

“EXODUS : GODS AND KINGS” (1)

Menikmati film besutan Ridley Scott ini mau tak mau kita membandingkannya dengan film bertema sama, yakni “The Ten Commandments.” Tapi jangan coba membandingkannya dari segi efek visual atau kejernihan gambar.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply