Efek Bisikan di Kuping Kanan Ketika Bayi Tidur

Efek Bisikan di Kuping Kanan Ketika Bayi Tidur

Salah satu hal yang paling membahagiakan bagi sebuah keluarga adalah kehadiran seorang anak. Terutama bagi keluarga muda, anak menjadi harta yang tak ternilai bagi mereka.

Namun ketika para orang tua mulai sibuk dengan aktifitasnya, maka kehadiran mereka pun mulai berkurang bagi sang anak. Bahkan hampir tidak ada waktu untuk sekedar bercengkrama bersama anak.

Terkadang  ketika sampai di rumah, para orang tua menengok anaknya telah tertidur pulas. Mereka menyelinap masuk ke kamar anak dan membisikkan ucapan selamat tidur. Pada umumnya, hinggap rasa penyesalan karena tidak bisa meluangkan waktu untuk bersama anak mereka.

Menurut praktisi neurosains terapan, Anne Gracia, hal tersebut tidak perlu disesali. Bisikan di telinga anak terutama anak bayi, justru dapat mendekatkan hubungan orang tua dan anak. Anne menyatakan bahwa membisikan sesuatu di telinga kanan -yang merupakan letak sensor otak paling kuat merupakan sebuah tindakan yang positif. Dengan memberikan pesan, rasa sayang ataupun doa khusus meski dalam keadaan tertidur, semua hal tersebut akan tetap terekam di otak bayi sehingga mereka tetap merasa dekat dengan orangtua.

Meskipun sebuah bisikan di telinga kanan dapat mendekatkan dua inidividu, akan tetapi mempererat ikatan emosi pun tetap perlu dijaga. Para orang tua perlu meluangkan waktu lebih banyak untuk anak. Bercengkrama, menceritakan sebuah dongeng maupun rangkaian interaksi lainnya. Bukan hanya sekedar mengatakan “I love you”.

Selain dari indera pendengaran, kedekatan dari indra peraba pun perlu dieratkan. Dengan menyentuh bayi dan mengenalkan anggota tubuh, seperti memegang kakinya sembari mengatakan “Kakimu kecil sekali, nak.” Hal ini merupakan pengetahuan tentang anatomi tubuh sederhana yang akan direkam oleh otak bayi.

Hal-hal ini tidak hanya dapat mempererat hubungan antara orang tua dan anak, tetapi juga meningkatkan efek psikologi anak. Anne mengatakan bahwa intonasi suara dan sentuhan orang tua dapat membantu anak membangun sistem kendali emosi. Hal tersebut tetap terjadi meskipun anak dalam kondisi tertidur.*

 

sumber: cnnindonesia

About author

You might also like

Artikel

Glenn Fredly Bernyanyi Untuk Angeline

Publik Indonesia tadi malam terguncang dengan pemberitaan ditemukannya jasad Angeline yang dikubur di pekarangan rumah didekat kandang ayam dan tumpukan sampah, penyanyi Glen Fredly pun tersentuh hatinya dan menyanyikan lagu untuk Angeline.

Artikel 0 Comments

Hachiko: Anjing Setia Kembali Bersama Tuannya.

Hachiko, anjing setia yang legendaris itu kini telah kembali bersama tuannya setelah terpisah selama 90 tahun.   Anjing dikenal sebagai binatang peliharaan yang paling setia, bahkan anjing disebut sebagai sahabat

Makanan

Konsumsi Serangga Kian Populer di Berbagai Negara

  Mungkin sulit membayangkan sarapan pagi Anda atau makan siang Anda adalah belalang, ulat atau kecoa ! Namun, hal itu sudah lumrah di beberapa negara ini. Tentu kita mengenal negara