GBK Jadi Penentu Siapa Jawara Piala Presiden, Persib atau Sriwijaya FC ?

GBK Jadi Penentu Siapa Jawara Piala Presiden, Persib atau Sriwijaya FC ?

Minggu, 18 Oktober nanti jadi tanggal penentuan, siapa juara sejati ? Siapa juara Piala Presiden, apakah Persib atau Sriwijaya FC ?

Penentuan tempat atau laga final tak kalah seru. Beberapa alternatif tempat disodorkan, seperti Solo, Bali, namun akhirnya Jakarta, tepatnya Gelora Bung Karno menjadi pilihan. Keputusan ini sudah sah dan ketok palu.

seperti dilansir dari laman detik.com, final Piala Presiden akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti meminta agar The Jakmania menghormati keputusan ini dan tidak membuat ulah.

Badrodin mengatakan, kompetisi sepakbola Piala Presiden ini adalah momentum untuk membangkitkan semangat sepakbola tanah air.

“Saya berharap Jakmania tidak berulah, karena ini merupakan upaya untuk membangkitkan semangat sepakbola. Saya harap seluruh masyarakat terutama Jakmania menghormati itu,” ujar Badrodin saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2015).

Badrodin mengatakan, banyak hal yang disayangkan jika terjadi kericuhan pada final Piala Presiden nanti, termasuk para pemainnya. Karena itu diharapkan The Jakmania mendukung keputusan ini dan menjadikannya sebagai tontonan yang baik. Namun imbauan ini juga ditujukan bagi semua pihak.

“Upaya untuk membangun semangat persepakbolaan kita, jangan sampai dikotori itu. ‘Kan kasihan kalau pemain-pemain bola ini karena situasinya seperti itu. Karena itu seharusnya Jakmania itu mendukung, untuk jadi tontonan yang baik, suatu pelajaran yang baik, sehingga ini bisa merangsang dunia persepakbolaan kita. Semua pihak,” kata Badrodin.

Laga final yang digelar di Jakarta dikhawatirkan memicu kericuhan suporter mengingat hubungan antara kelompok suporter Persib dan Persija (Jak Mania) sering mengalami ketegangan. Pada 2013, beberapa suporter yang mengenakan atribut The Jak sempat berusaha merusak bus pemain Persib. Semoga kejadian yang mencoreng persepakbolaan Indonesia ini tidak terulang lagi.

Disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

30 Maret, Hari Film Nasional.

Hari ini, tanggal 30 Maret diperingati sebagaiĀ “Hari Film Nasional”.   Tepat tanggal 30 Maret 1950, merupakan hari pertama proses pengambilan gambar film berjudul “Darah dan Doa” atau “Long March of

Artikel

Wow, Gedung Kantor Ini Akan dibuat Memakai Printer 3D !

Entah, kreatif atau berlebihan, sebuah gedung perkantoran baru di Dubai memakai printer 3D untuk materialnya !

Artikel 0 Comments

Belajar Dari Kartini : Habis Gelap Terbitlah Terang

  Setiap tahun, setiap 21 April kita memeringati hari Kartini. Yang muncul ke permukaan, kita berbatik atau berkebaya ria tetapi lupa akan makna sesungguhnya. Emansipasi yang diperjuangkan R.A Kartini merupakan