Gunungan Ribuan Jenis Batu Akik Diperebutkan Warga Yogyakarta

Gunungan Ribuan Jenis Batu Akik Diperebutkan Warga Yogyakarta

Demam batu akik yang melanda tanah air belum juga menunjukkan surutnya. Baru-baru ini ada event yang menghebohkan warga Yogyakarta.

Seperti yang diberitakan dalam situs kompas.com, ratusan warga Yogyakarta rela berdesakan demi berebut gunungan berisi ribuan batu akik dari berbagai jenis. Sebelum diperebutkan, gunungan berisi ribuan batu akik ini diarak dari Kantor Kecamatan Umbulharjo kota Yogyakarta menuju XT Square.

Arak-arakan gunungan berisi ribuan batu akik itu datang dengan dikawal pasukan Bregodo dan kesenian tradisonal sekitar pukul 15.30 WIB.

Baik tua maupun muda, bahkan anak-anak berjajar di sepanjang jalan untuk menyaksikan event budaya gunungan akik pertama di Indonesia ini. Anggota keamanan pun berusaha keras menahan laju ratusan masyarakat yang merangsek maju untuk mendapatkan batu mulia.

Sesampainya di halaman XT Square, ratusan masyarakat langsung menyerbu gunungan setinggi 2 meter dan saling berebut batu mulia.

Menurut penuturan Ketua Panitia Gunungan Akik, Widi Hasto batu mulia yang ada di Gunungan merupakan donatur dari beberapa penjual batu akik. Jenisnya pun bermacam-macam dan dari berbagai daerah.

“Totalnya yang di gunungan ada sekitar 4 ribu batu akik. Berbagai jenis dan dari berbagai penjuru nusantara,” ucap Ketua Panitia Gunungan Akik, Widi Hasto, Kamis (25/6/2015).

Hasto menuturkan, proses pembuatan gunungan akik memakan waktu kurang lebih tiga hari. Bahkan pagi hari menjelang di kirab, gunungan masih dalam proses akhir.

“Tiga hari pembuatannya. Pagi tadi saja masih dikerjakan, ya memang waktu persiapannya singkat,” tandasnya.

Menurut dia, dengan adanya kirab gunungan akik ini dapat meningkatkan geliat batu mulia nusantara sehingga perekonomian masyarakat Indonesia, khususnya Yogyakarta, menjadi meningkat. Arak-arakan gunungan batu akik ini digelar dalam rangka pameran batu akik di XT Square.

Hadir dalam acara Gunungan Batu Akik, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam IX dan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

sumber : kompas.com

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Suatu Sore Bersama Gandhi, MLK dan Mandela (1)

Seperti biasa, setiap akhir pekan Saya menghabiskan sore di beranda rumah. Di temani secangkir kopi, dan pisang goreng buatan istri sudah cukup mumpuni. Namun, sore ini bukanlah sore yang biasa.

Gaya Hidup

Ohen, Batu Hijau Garut Menyaingi Bacan Doko

Meski demam batu akik disinyalir memudar, batu akik Garut tetaplah memesona dan bersaing. Batu akik Garut memang beragam.

Artikel

Tahun 2017, Transplantasi Kepala Pertama di Dunia

Seorang pria Russia dipastikan menjadi pasien pertama untuk melakukan operasi transplantasi kepala yang dijadwalkan pada bulan Desember 2017.