Hachiko: Anjing Setia Kembali Bersama Tuannya.

Hachiko: Anjing Setia Kembali Bersama Tuannya.

Hachiko, anjing setia yang legendaris itu kini telah kembali bersama tuannya setelah terpisah selama 90 tahun.

Kesetiaan Hachiko bersama tuannya dalam film.

Kesetiaan Hachiko bersama tuannya dalam film.

 

Anjing dikenal sebagai binatang peliharaan yang paling setia, bahkan anjing disebut sebagai sahabat manusia. Banyak sekali cerita-cerita mengenai kesetiaan seekor anjing bersama tuannya, bahkan sejak zaman dahulu. Salah satunya kisah anjing setia bernama Hachiko di Jepang yang diabadikan menjadi patung, bahkan sampai dijadikan sebuah film berjudul “Hachiko”.

Hachiko adalah kisah nyata di Tokyo pada awal tahun 1900-an. Profesor Ueno Hidesabura, seorang dosen teknik pertanian di Universitas Imperial Tokyo (kini Universitas Tokyo atau Todai). Ueno memiliki seekor anjing bernama Hachiko yang rutin menjemputnya di Stasiun Kereta Shibuya.

Pada tahun 1925, Profesor Ueno meninggal dunia akibat serangan jantung ketika sedang mengajar. Tentu saja Ueno tidak pulang lewat Stasiun Shibuya, padahal hachiko selalu setia menanti kepulangan Ueno disana.

Setiap hari selama 10 tahun setelah Ueno meninggal dunia, Hachiko tetap setia menanti kepulangan Ueno didepan Stasiun Shibuya dengan maksud menjemput. Ueno tak kunjung muncul, namun Hachiko tetap setia menantinya.

Tahun 1935, Hachiko meninggal dunia didepan Stasiun Shibuya Jepang. Tepat ditempat biasa dia menanti kepulangan Ueno.

Kisah itulah yang menjadi alasan adanya patung anjing didepan Stasiun Shibuya Jepang. Patung anjing yang menghadap pintu luar Stasiun, sebagai wujud penghargaan masyarakat terhadap kesetiaan seekor anjing, kesetiaan Hachiko.

Untuk memperingati 90 tahun meninggalnya Profesor Ueno. Pada tanggal 8 Maret 2015, diresmikan patung perunggu setinggi 1,9 meter, dengan berat 280kg di halaman Universitas Tokyo (Todai). Patung Hachiko berjumpa Profesor Ueno.

“Banyak anak muda Jepang yang belum mengetahui kisah kesetiaan Hachiko ini, padahal dia sangat populer di dunia. Ini perlu dilestarikan agar lebih banyak lagi orang mengetahui hal kesetiaan ini.” Tutur Ichinose Masaki, pencetus ide patung tersebut.

Patung ini dibuat atas inisiatif bersama, didanai oleh pribadi warga Jepang dan beberapa sponsor perusahaan Jepang dengan nilai 10 juta yen.

“Kisah Hachiko ini perlu dilestarikan agar lebih banyak lagi orang mengetahui hal kesetiaan.”

Kesetiaan Hachiko, penantian selama 90 tahun.

Patung Hachiko bertemu tuannya, Ueno Hidesaburo. Digagas oleh Ichinose Masaki.

About author

You might also like

Artikel

Ini Dia Pemegang Rekor Onani Sejak 2008 !

Lomba Marathon, lomba senam? Mungkin tidak terdengar aneh. Pernah terbayangkan jika onani dilombakan?

Artikel

Jamu, Warisan Indonesia Untuk Dunia

Salah satu warisan budaya Indonesia yang mesti dilestarikan sampai generasi mendatang adalah jamu. Obat tradisional ini khas Nusantara. 

Tokoh

Cara Bung Karno Memilih Buah Durian

Bagaimana memilih durian yang matang ? Kesulitan ini tidak hanya terjadi pada rakyat awam, bahkan Bung Karno pernah mengalaminya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply