Harta Karun di Perairan Indonesia Diperkirakan Bernilai 127,6 Triliun ! (1)

Harta Karun di Perairan Indonesia Diperkirakan Bernilai 127,6 Triliun ! (1)

Pencarian Harta Karun di Perairan yang merupakan aset negara

Pencarian Harta Karun di Perairan yang merupakan aset negara

Sudah semenjak dulu perairan Nusantara banyak dikunjungi kapal-kapal dagang. Seperti tercatat di buku-buku sejarah, Nusantara menjadi tujuan pencarian rempah-rempah dan sumber alam yang menjadi incaran para pedagang dari Barat.

Namun, perjalanan mereka ke Nusantara tidak selalu berjalan mulus. Banyak di antara kapal-kapal ini karam di perairan karena masalah cuaca atau peperangan. Nah, saking banyaknya kapal yang karam di perairan Nusantara, kapal-kapal ini menjadi aset yang berharga.

Seperti diketahui, sumber daya yang ada di laut tidak hanya mencakup perikanan, tapi juga energi dan yang lainnya. Bahkan, dewasa ini, sumber daya di laut bertambah lagi karena di perairan Indonesia diperkirakan ada banyak harta karun yang tersimpan lama.

Seperti dilansir dari laman mongabay.co.id, Asosiasi Perusahaan Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Muatan Kapal Tenggelam Indonesia (APPP BMKTI) mendeteksi adanya sejumlah benda muatan kapal tenggelam (BMKT) yang tersebar di seluruh perairan di Nusantara. Hingga saat ini, keberadaan BMKT masih ada di dasar perairan dan belum diangkat ke daratan.

Berdasarkan hasil survei, BMKT mendeteksi terdapat 464 lokasi kapal tenggelam yang menyebar di sejumlah wilayah perarian Tanah Air. Namun, dari jumlah tersebut, diketahui bahwa lokasi terbanyak ada di perairan Pelabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sisanya, menyebar di berbagai wilayah perairan.

“Selain di Pelabuhan Ratu, lokasi yang banyak ditemukan BMKT, juga ada di sekitar Selat Malaka di perairan Sumatera yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” ujar Sekretaris Jenderal APP BMKTI Harry Satrio di Jakarta, Senin (08/06/2015).

Harry menerangkan, berdasarkan data yang dirilis Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terdapat sedikitnya 134 lokasi kapal tenggelam di Pelabuhan Ratu dan dan 37 lokasi di Selat Malaka.

Dari semua lokasi yang terdeteksi itu, Harry menyebutkan, diperkirakan terdapat harta karun yang nilainya mencapai sekitar USD12,7 miliar atau ekuivalen Rp127,6 triliun. Jumlah tersebut, kata dia, sangat banyak, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara baik oleh Pemerintah Indonesia (…bersambung)

Sumber : www.mongabay.co.id

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas 0 Comments

Rencana Bandung Menjadi Ibu Kota Hindia Belanda (1)

Sudah tak terhitung kiranya artikel dan tulisan yang mengangkat kota Bandung. Namun demikian, Bandung seakan-akan menjadi bahan yang tak habis-habisnya diperbincangkan. Begitu pula yang membahas sejarah Bandung, atau Bandung Tempo

Gaya Hidup

Face-kini yang Mengejutkan Dunia Fashion

Face-kini ini pertama kali terlihat digunakan oleh beberapa warga Tiongkok yang melewatkan liburan musim panas di pantai Qindao

Artikel

budaya politik di indonesia masih dipengaruhi oleh ikatan primordial

Gak apa-apa donk siloka.com membahas Budaya politik, sedikit obrolan tengah malam yang membuat mengerutkan dahi.