Hemat Energi, 35 Juta Lampu Jalan Diganti LED

Hemat Energi, 35 Juta Lampu Jalan Diganti LED

Sebuah proyek masa depan untuk mengganti lampu penerangan jalan dengan teknologi LED. India dilaporkan mampu menghemat biaya energi sebesar $850 juta, dan menghemat listrik lebih dari 10,5 milyar kWh setiap tahunnya.

Menteri energi India, Piyush Goyal, mengumumkan bahwa India berniat untuk mengganti seluruh lampu penerangan jalan konvensional menjadi LED. Piyus Goyal juga menekankan logika bahwa budaya hemat energi lebih ekonomis daripada menambah kapasitas produksi listrik.

Meskipun tidak ada data otentik secara tertulis, India diperkirakan memiliki 30-35 juta lampu penerangan jalan yang membutuhkan energi listrik sebesar 3.400 MW. Apabila dibandingkan dengan teknologi LED, maka India mampu menurunkan hingga 1.400 MW. Menghemat energi listrik sebesar 9000 kWh per tahun, setara dengan $850 juta.

Pemerintah India akan mengeluarkan biaya sebesar $380 juta untuk memperbaharui teknologi ini, sebagai salah satu langkah besar untuk mendorong sumber energi terbaru. Diharapkan selesai pada tahun 2019, proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh India.

Menurut hasil penelitian dari Concordia University, India dikatakan sebagai salah satu penghasil karbon terbesar di dunia dengan ‘sumbangan’ sebesar 30%. Namun apabila kita berkaca dari proyek penggantian lampu LED ini, dapat dikatakan India sedang berusaha untuk memerangi krisis energi.

Beberapa tahun belakangan, India telah menjadi pelopor dalam teknologi energi terbarukan. Bahkan India telah memiliki bandara pertama di dunia yang 100% menggunakan tenaga surya. Selain itu India juga akan menjadi penghasil tenaga surya terbesar di dunia.

lampu-jalan-led-hemat-energi-siloka

Lampu penerangan jalan konvensional membutuhkan listrik lebih besar. (foto: Bayu Syahputra / siloka.com)

Bagaimana dengan Indonesia?
Berapa banyak lampu penerangan jalan yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya? Disisi lain masih banyak jalan-jalan yang belum dilengkapi dengan lampu penerangan akibat dari kurangnya kapasitas produksi dan pasokan listrik.

Ide penggantian lampu penerangan jalan konvensional dengan teknologi LED mampu mengurangi beban biaya yang harus ditanggung oleh pemerintah setempat. Selain itu, Indonesia sebagai negara tropis juga layak untuk mengikuti langkah India dengan mengembangkan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya.

Sebelum melangkah lebih jauh, kita layak mencoba dari ruang lingkup terkecil di tempat tinggal kita. Teknologi LED yang hemat energi dan hemat listrik mampu mengurangi pengeluaran bulanan, sehingga dapat dialokasikan untuk keperluan yang lain.

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Mengapa Soekarno Layak Disebut Seniman ? (Bagian 1)

Sebagai Proklamator, sebagai Presiden, Sebagai Founding Father begitulah kita mengenal sosok Soekarno. Namun, sebagai seniman ?

Artikel

Mana Yang Jago Nembak, TNI AD atau Tentara Amerika ?

Kabar membanggakan datang dari Tentara kita. Sebanyak 16 anggota TNI Angkatan Darat menjuarai lomba menembak antar tentara.

Artikel

Peci Bung Karno, Simbol Kepribadian Indonesia

Apa yang pertama kita lihat dari sosok Bung Karno ? Sebagian menjawab bahwa peci hitamnya-lah yang menjadi ciri khas sang Proklamator.