Inovasi Sajadah Canggih, Dari yang Bisa Bercahaya Hingga Membuat Fit Tubuh

Inovasi Sajadah Canggih, Dari yang Bisa Bercahaya Hingga Membuat Fit Tubuh

Sajadah canggih yang bisa bercahaya ketika menemukan sudut kiblat yang tepat

Sajadah canggih yang bisa bercahaya ketika menemukan sudut kiblat yang tepat

Menjelang bulan suci Ramadhan, intensitas serta kualitas ibadah tentu akan semakin meningkat. Baru-baru ini ada inovasi canggih yang dilakukan ilmuwan muslim demi meningkatkan kualitas ibadah.

Inovasi tersebut untuk meningkatkan kualitas ibadah sholat, ibadah wajib yang dilaksanakan kaum muslimin minimal 5 kali sehari.

Dalam ibadah sholat, kaum muslimin biasanya memakai sajadah, atau secarik hamparan kain. Fungsi sajadah adalah untuk menghindari najis yang mungkin menempel jika kita langsung bersentuhan dengan tanah. Sementara kesucian menjadi prasyarat utama dalam setiap ibadah yang dilakukan kaum muslimin.

Namun, kini fungsi sajadah tidak lagi persoalan kesucian. Inovasi dari ilmuwan muslim baru-baru ini meningkatkan fungsi sajadah. Inilah beberapa “futuristic sajadah” yang berhasil dirangkum :

Sebuah studio design di Inggris berhasil membuat prototipe sebuah sajadah canggih yang akan menyala pada saat diposisikan menghadap kiblat.

Ini merupakan hasil karya SOPDS (Soner Ozenc Product Design Studio), terinspirasi dari kewajiban sholat lima waktu muslim seluruh dunia yang wajib menghadap ke kiblat di kota suci Mekah.

Produk yang baru diluncurkan dan belum diproduksi masal ini dapat dioperasikan dengan menggunakan sumber tenaga dari battery yang dapat di isi ulang atau disambungkan langsung ke sumber listrik saat digunakan. Sajadah ini disebut sebagai sebuah perpaduan antara teknoogi tinggi dan seni Islami.

Sajadah temuan perusahaan tersebut diciptakan semirip mungkin dengan sajadah yang biasa dipakai oleh muslim seluruh dunia, tidak terlalu tebal, ringan dan mudah dibawa bawa.

sajadah yang dapat membuat tubuh menjadi fit, cocok untuk lansia

sajadah yang dapat membuat tubuh menjadi fit, cocok untuk lansia

Inovasi lain datang dari seorang pengusaha Muslim bernama Nader Sabry yang bergerak dalam inovasi terutama di sektor Muslim, nampaknya mengerti betul kesulitan para lansia saat hendak melaksanakan Shalat.

Biasanya, para lansia mengalami masalah sendi serta tubuh mereka sudah agak kaku dan sulit untuk digerakkan.

Seperti dilansir dalam laman hello-pet.com, TIMEZ5, sajadah penemuan Nader Sabry ini akan membantu para lansia melaksanakan Shalat dengan memperbaiki posisi tubuh ketika para lansia sudah berlutut di sajadah tersebut. Tak hanya itu saja, TIMEZ5 ini bisa menyalurkan energi kedalam tubuh supaya lebih fit.

Ya, melalui teknologi luar angkasa (disertifikasi oleh NASA) sajadah tersebut dapat meperlancar sirkulasi darah dalam tubuh, dan meningkatkan rasa fokus bagi para penggunanya. Enaknya lagi, terdapat elemen tahan panas dalam sajadah sehingga pengguna tetap merasa sejuk.

Selain kelebihan, tentu ada kelemahannya juga. Jika ingin membeli sajadah ini, kamu harus berani merogoh kocek sebesar 4 juta rupiah. Saat ditanya mengapa menjual mahal padahal TIMEZ5 adalah alat beribadah, Sabry mengutarakan biaya produksinya yang begitu mahal dan menggunakan elemen-elemen luar angkasa dengan kemampuan khusus serta quality control yang begitu maksimal.

Dari beragam sumber.

About author

You might also like

Artikel

Argumen Bung Karno Tentang Atlantis dan Mitos Nyi Roro Kidul

Salah satu misteri dunia yang masih mengundang tanda tanya hingga hari ini adalah keberadaan Altantis yang hilang ditelan bumi.

Artikel

Drama Dibalik Laman Facebook Find Angeline – Bali’s Missing Child

Salah satu kejanggalan dari hilangnya angeline adalah saat hari pertama angeline hilang keluarga tidak dulu melapor ke polisi dan sekolah angeline tetapi justru malah membuat pengumuman pada laman akun facebook

Napak Tilas 0 Comments

Benarkah Tim Arkeolog Menemukan “Kujang” Di Gunung Padang ?

Penelusuran di Gunung Padang semakin hari semakin memunculkan banyak temuan yang masih menjadi misteri. Setelah penemuan makam-makam tua di sekitaran Gunung Padang (lihat artikel : Ada Makam Kabayan di Situs