It’s A Wonderful Life, (Frank Capra, 1946).

It’s A Wonderful Life, (Frank Capra, 1946).

Film "It's a Wonderful Life". Frank Capra, 1946.

Film “It’s a Wonderful Life”. Frank Capra, 1946.

Ketika seseorang sedang down, kecewa dengan keadaan yang menimpanya, tak kunjung mendapatkan solusi terhadap masalahnya, maka banyak yang berharap tidak pernah dilahirkan.

 

Alur cerita film ini sederhana, seorang pemuda cerdas bernama George Bailey (diperankan James Stewart) terpaksa me-repress idealisme dan impiannya, lalu mengabdi pada lingkungan. Sampai suatu ketika ia menghadapi masalah besar dan berpikir untuk bunuh diri. disinilah konsep brilian yang sangat inspiratif dimunculkan.

Dalam film ini kita diajak menyusuri kehidupan orang-orang disekitar George, tanpa kehadiran George. Disini juga lah kita diajak untuk berfikir bagaimana kehidupan tanpa diri kita. Inilah bagian yang luar biasa inspiratif.

Sebagian film ini memang khayalan, tetapi film ini mengingatkan bahwa khayalan tidak harus selalu mengenai sebuah lingkungan yang tidak biasa dan juga sosok-sosok aneh seperti Avatar, atau film-film lain dalam genre Sci-Fi. 

Film ini mengajak kita berkhayal hal ringan, “bagaimana dunia ini tanpa saya?“. Khayalan ini tidak memerlukan efek-efek canggih canggih, betapa Frank Capra tidak memaksakan teknologi yang ada pada saat itu. Seorang Film-Maker bermain dalam konsep visual yang hebat, tanpa mengandalkan teknologi. How clever Frank Capra is. Sementara, film-film khayalan pada saat ini didominasi oleh film-film Sci-Fi dengan biaya produksi yang sangat besar.

Setelah menonton film ini, penonton akan terpengaruh untuk berfikir “how is life would be without me?“, “have we did something for others?”. Dan apapun yang kita kerjakan, kita pasti pernah melakukan sesuatu hal yang mengubah hidup orang lain. Film ini juga mengatakan bahwa setiap manusia itu terhubung. Sehingga pada saat seseorang tidak pernah hidup, tentunya banyak orang lain yang hidpnya berubah.

Kemudian pada akhirnya, penonton akan bersyukur atas kesempatan hidup yang diberikan Tuhan pada kita.
How Wonderful Life is.

“bagaimana jadinya kehidupan tanpa saya?” …. “apakah kita pernah melakukan sesuatu bagi orang lain?”

kontributor : @ririe_risa

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Twelve Years A Slave : Perbudakan Yang Buruk

Meski diliris 2013 lalu, film ini masih layak direview, mengingat temanya masih aktual hingga sekarang. Film yang disutradai Steve McQueen ini diganjar beragam penghargaan, dari mulai Golden Globe hingga Academy

Gaya Hidup 0 Comments

Taman Tematik Membuat Anda Bahagia

“Ciri kota yang baik adalah kota yang bisa menggoda warganya untuk keluar rumah dengan sukarela. Bersantai di jalur pedestrian atau di bibir bangunan atau berinteraksi di taman kota” -Enrique Penelosa,

Gaya Hidup 0 Comments

Kisah Inspiratif Dibalik “Grand Theft Auto 5” (GTA-5).

Grand Theft Auto atau lebih dikenal GTA, sebuah game fenomenal bagi para gamers dunia, termasuk di Indonesia. Berawal dari kesuksesan GTA San Andreas, beberapa waktu lalu Grand Theft Auto 5 telah resmi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply