Jodha Akbar, Bagaimanakah Fakta Sesungguhnya ?

Jodha Akbar, Bagaimanakah Fakta Sesungguhnya ?

Pernah nonton Film Jodha Akbar ? Film ini berhasil menyedot perhatian pemirsa, namun benarkah cerita ini berdasarkan fakta sesungguhnya ?

Menurut dari berbagai sumber, serial Jodha Akbar dikenal sebagai film Box Office yang berhasil mencetak keuntungan finansial yang besar. Di negeri asalnya India, film ini mendulang tak kurang dari 79,2 Milyar Rupee. Sementara di luar negeri, film ini berhasil mengumpulkan keuntungan 2,1 juta Dollar di Inggris, 3,4 juta Dollar di Amerika, 960.000 Dollar di Uni Emirat Arab, 450.000 Dollar di Australia dan 590.000 Dollar di bagian dunia lainnya.

Sebelum serialnya, cerita Jodha Akbar telah diangkat pula versi layar lebarnya, namun bagaimana fakta sebenarnya ?  Cerita ini sesungguhnya meriwayatkan tentang seorang Sultan kerajaan Mughal, India, yakni Sultan Jalaluddin Akbar.

Siapa sebenarnya sosok Akbar yang Agung ini?

Akbar atau Jalāl ud-Dīn Muhammad Akbar, juga dikenal sebagai Shahanshah Akbar-e-Azam atau Akbar yang Agung lahir pada 23 November 1542 dan meninggal 27 Oktober 1605 pada umur 62 tahun). Dia adalah Sultan Mogul ke-3 (kerajaan itu sering disebut sebagai Mugol atau Mughal.

Sultann Akbar adalah keturunan Dinasti Timurid, putra dari Sultan Humayun dan cucu dari Sultan Mogul Zaheeruddin Muhammad Babur, penguasa yang mendirikan dinasti Mugol di India.

Pada akhir pemerintahannya pada tahun 1605, kesultanan Mugol mencakup sebagian besar bagian utara dan tengah India. Ia paling dihargai karena memiliki pandangan liberal untuk semua agama dan kepercayaan. Selama pemerintahannya, seni dan budaya mencapai puncak dibandingkan dengan pendahulunya.

Seorang Ratu yang Beragama Hindu

Lantas, siapakah Ratu Jodha ? Mariam-uz-Zamani, juga dikenal sebagai Heer Kunwari, Jodha Bai, Hira Kunwari atau Harka Bai, (1 Oktober 1542 – 19 Mei 1623) adalah seorang Ratu dari Kekaisaran Mughal. Dia adalah seorang Rajput, istri ketiga dari Kaisar Akbar, dan ibu dari Kaisar Mughal berikutnya, Jahangir. Dia juga nenek dari Kaisar Syah Jahan.

Mariam-Uz-Zamani disebut sebagai Ibu Ratu dari Hindustan, selama pemerintahan Mughal Agung, Kaisar Akbar. Dia paling lama menjabat sebagai Ratu yang beragama Hindu di Mughal. Masa jabatannya, dari 6 Februari 1562 sampai 27 Oktober 1605, lebih dari 43 tahun.

Pernikahannya dengan Akbar menyebabkan terjadinya pergeseran secara bertahap dalam kebijakan keagamaan dan sosial di India. Pernikahan Akbar dengan Rajkumari Heer Kunwari adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Mughal. Dia secara luas diakui dalam historiografi India modern sebagai contoh dari toleransi di Mughal yaitu tentang perbedaan agama dan kebijakan inklusif mereka dalam memperluas kerajaan multi-etnis dan multi-denominasi.

Heer Kunwari lahir dari seorang putri Rajput (Rajkumari) dan merupakan putri sulung dari Raja Bharmal, dari Amer (Jaipur Modern). Dia adalah cucu dari Raja Amer Singh I. Rajkumari Heer Kunwari juga adik dari Raja Bhagwan Das, yang kemudian menjadi salah satu dari Sembilan Jewels/Permata (navaratnas) di Pengadilan Akbar.

Jadi, memang film ini berlatar belakang sejarah, sejarah sebuah kerajaan Islam terbesar di India.

disarikan dari beragam sumber.

 

Comments

About author

You might also like

Hits

Sebentar Lagi Lebaran, Mana Ketupatnya?

Setiap lebaran, ada kuliner khas yang senantiasa harus ada di tengah-tengah keluarga muslim Indonesia. Makanan itu bernama ketupat.

Gaya Hidup 0 Comments

Siti Nurbaya Roman Melegenda (1)

Novelis Marah Rusli mungkin tidak sekadar mereka-reka ketika menulis Roman Siti Nurbaya. Ia hendak memotret kondisi sosial masyarakat yang terjadi kala itu, khususnya di Sumatera Barat, tempat setting roman tersebut

Artikel

Bagaimana Kesan Eddi Brokoli Kehilangan Rambut Khas-nya?

Apa yang latar belakangi Eddi Brokoli mencukur habis rambutnya menjadi botak di tahun 2013.