Kaki Sapi Kang Herry, Nendang Di Siang Bolong

Kaki Sapi Kang Herry, Nendang Di Siang Bolong

IMG_1152

Jika keseharian anda disibukan di daerah pasar baru, Pagarsih dan Kalipah apo, alangkah baiknya anda menyimpang di gerobak mie kocok Kang Herry. Meski lokasi tempat makan ini dipinggiran jalan, jangan salah rasanya tiga tingkat jika dibandingkan mie kocok – mie kocok di sekitarannya. mie kocok kang herry ini sangan pas jika disantap pas makan siang, selain rasanya yang begitu gurih, juga menggunakan kikil atau kaki sapi asli. Tidak seperti mie kocok – mie kocok lain di sekitaran yang untuk menekan produksi maka mencampurkam kulit kaki sapi dengan kulit bagian lain, Kang Herry tetep mempertahankan penggunaan kikil atau kulit kaki sapi, karena kualitas dan rasa kulit kaki sapi jauh lebih enak dibanding kulit bagian lain.

Maka dari itu untuk urusan rasa, mie kocok Kang Herry Juaranya jika dibanding mie kocok – mie kocok sepanjang jalan Otista. Mie kocok Kang Herry berlokasi di perempatan Kalipah Apo dan Otista, yang semenjak 1980 sudah membuka usaha kuliner di sini, meski pada tahun 1980 Kang Herry di sini hanya berjualan Es Campur, lalu pada tahun 1990 Kang Herry mencoba peruntungannya dengan menambah gerobak Mie Kocok, Alhasil kini Mie Kocok kang Herry cukup terkenal dan tidak pernah sepi pengunjung, meski lokasinya dipinggiran jalan tapi orang datang tak henti hentinya. jika sedang ramai diperlukan waktu 10 menit agar kita bisa duduk di meja, harap dimaklum saja, karena makanan seenak ini hanya cukup untuk dinikmati 8-10 kursi, yang tentu saja lamanya menunggu akan terbayar dengan kenikmatan mie kocok yang sangat gurih ini, dan tidak perlu merogok saku terlalu dalam karena harganya hanya Rp. 12.000/porsi.

Selain berjualan di Otista Kang Harry juga menyediakan paket untuk pernikahan dimana harganya didiskon menjadi Rp. 10.000/porsi, tapi berhubung tamu pernikahan hanya mungkin menyantap setengahnya maka untuk sajian di pernikahan bisa jadi Rp. 5000/porsi.

So bagi Silokers yang kebetulan sedang beraktifitas di daerah otista, pasar baru, kalipah apo atau pagarsih, sajian kuliner ini sangat layak untuk dicoba.

 

Comments

About author

You might also like

Jalan-Jalan

Cikuray; Pendakian Dengkul Ketemu Dada Di Swiss Van Java

Puncak Gunung Cikuray bagai ‘negeri di atas awan, melihat beberapa gunung ‘pencakar langit’ lainnya di Jawa Barat.

Kesehatan

Coba Ukur, Normalkah Ukuran Mr.P Anda ?

Iklan jasa dan alat pembesaran alat kelamin pria memang bombastis. Ia ada di mana-mana, hampir di setiap media massa dari yang besar hingga abal-abal.

Gaya Hidup 0 Comments

Suatu Sore Bersama Gandhi, MLK dan Mandela (3)

Mandela : “Kalau boleh menambahkan, konsep Ahimsa bukan berarti pasifisme. Itu adalah aksi. Itu adalah perlawanan. Seperti itulah yang saya maksudkan dalam The Sacred Warrior. Saya mengikuti strategi Tuan Gandhi,