Kalau Presiden RI Bengkak Kakinya (2-tamat)

Kalau Presiden RI Bengkak Kakinya (2-tamat)

Cerita ini adalah tentang keseharian Bung Karno yang diceritakan anaknya, Guntur Soekarnoputra dalam bukunya “Bung Karno Bapakku, Kawanku, Guruku.”

….Tak berapa lama kemudian dilakukanlah pengoperasian ibu jari Bapak (Bung Karno) yang bengkak oleh team dokter pribadi di beranda belakang Istana Merdeka.

Setelah proses itu selesai, Bapak merasa sangat lega sekali karena rasa selain rasa “senat-senut” bengkaknya hilang juga dalam waktu relatif singkat diharapkan Bapak sudah bisa berjalan secara normal kembali, sehingga dalam menghadapi penyerahan surat-surat kepercayaan dubes negara sahabat, Bapak dapat bereaksi sebagaimana biasanya.

Walaupun begitu masih ada satu problem “besar” yang harus dipecahkan oleh Bapak yaitu bagaimana caranya agar dengan jempol yang terbalut perban Bapak bisa memakai sepatu dalam upacara Credentials nanti.

Pada suatu sore, sekitar jam 15.00 WIB waktu aku sedang berbaring-baring di tempat tidurku, tergopoh-gopoh masuklah Pak Adung menemui aku (Pak Adung adalah pelayan yang selalu meladeni Bapak dalam hal pengurusan pakaian-pakaian)

Pak Adung : mas…pak Adung mau pinjam gunting ada ?

Guntur      : Gunting yang mana ? Mau buat apa ?

Pak Adung : Buat bikin lobang !

Guntur    : Bikin lobang apa ??!

Pak Adung : Ya…bikin lobang !!

Guntur   : Coba aja di lemari putih sana..sebelah kanan atas…!

Itu…tuh dekat kotak alat-alat sulap !

Pak Adung : Oh ya…Mas. pak Adung pinjam gunting yang besar ya….

Guntur   : Mangga…wae.. (silakan saja)..Ngomong-ngomong buat ngebolongin apa sih pak ? jangan dipakai ngebolongi barang-barang keras lho !

Pak Adung : Akh…ndak Mas….ini buat ngebolongin karet…Bapak yang suruh.

Guntur  : karet buat apa ?

Pak Adung : Eh,…itu mas sepatu Tennes (maksudnya sepatu tenis)

Guntur : Sepatu tenis ?? Buat apa dibolongin ??

pak Adung : Mau dipakai sama Bapak sore ini terima duta besar !

Guntur  : Hi…Hih…terima duta pakai sepatu tenis ?

hahaha malu-maluin..!

Pak Adung : Bapak ngga bisa pakai sepatu mas, pan jempolnya diperban !

Guntur : Hua….Hua….!! Terus sepatunya dibolongin bu..aat…ha..hah..jempolnya

pak Adung : He….heh…he..hahaa !!

Saat penerimaan Dubes akan dimulai buru-buru aku pergi mengintip dari pintu kamar untuk melihat Bapak memakai sepatu kepresidenannya yang baru yaitu sepatu tenis yang ujungnya bolong !

Dan….seperti apa yang kubayangkan keluarlah Presiden RI dengan gagah dan tegapnya mengenakan kopiah hitamnya yang khas; jas dan pantalon kebesaran plus sederetan tanda-tanda jasa dan bintang-bintang kehormatan dari negara-negara asing mulai dari bintang Lenin sampai dengan bintang tertinggi Roma Katolik dari Sri Paus Vatican; tidak tertinggal stock komando Kepresiden…dan yang paling bawah, sepatu tenis yang salah satu ujungnya bolong di mana tersembul ibu jari Bapak yang dibalut perban !!

Sumber : Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku

About author

You might also like

Hits

Ruarr Biasa, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Sikat Singapura !

Perjuangan skuad Garuda Muda tidaklah sia-sia. Setelah kurang greget di babak pertama di bawah tekanan tim tuan rumah, di babak kedua permainan mereka mulai berkembang dan membuahkan hasil.

Artikel 1Comments

Bra & Kutang, Darimanakah Engkau Berasal ?

Melihat sebuah video dokumenter tentang perempuan Bali pada 1930-an membuat saya terhenyak. Mereka umumnya tidak memakai bra atau kutang. Hal ini mengundang pertanyaan dalam benak saya –tentu bukan pertanyaan mesum-

Artikel

Bacaan Favorit Bos Facebook Adalah Karya Cendekiawan Muslim Satu Ini

Ada yang pernah tahu Ibn Khaldun ? Apakah karyanya ? Mungkin sebagian besar dari kita tidak mengetahuinya, namun tidak bagi Bos Facebook. Ibn Khaldun bukanlah seorang yang asing dalam ranah