Kartini Terkenal Di Belanda: Banyak Jalan menggunakan Nama R.A. Kartini (R.A. Kartinistraat)

Kartini Terkenal Di Belanda: Banyak Jalan menggunakan Nama R.A. Kartini (R.A. Kartinistraat)


Nama Ibu Kita Kartini diabadikan ke beberapa nama jalan di negeri Tulip Belanda. R.A. Kartini yang lahir di Jepara, pada Tanggal 21 April 1879 silam (sekarang usianya 137 Tahun, jika beliau masih hidup) mungkin tidak menyangka bahwa nama beliau Harum hingga ke mancanegara. Hal ini berkat perjuangan sumbangsih pemikiran yang diberikan terutama untuk kemajuan dan emansipasi Kaum Perempuan.
Nama jalan di Negeri Belanda yang menggunakan nama Ibu Kita Kartini diantaranya:

1. Kota Utrecht

Jalan Ibu Kita Kartini (R.A Kartinistraat) di Utrecht, Belanda,  from google earth

Di Utrecht, Jalan Ibu Kita Kartini dinamakan R.A. Kartinistraat yang merupakan salah satu jalan utama, berbentuk “U”. Ukuran jalan Ibu Kita Kartini (Kartinistraat) lebih besar dibandingkan dengan jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya, seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Che Guevara, Agostinho Neto, dan lain-lain.

2. Venlo

Jalan R.A. Kartinistrat, Venlo Belanda from Google Earth

Di Venlo Belanda Selatan, Jalan Ibu Kita Kartini (R.A. Kartinistraat) berbentuk “O” di kawasan Hagerhoft. Di sekitarnya terdapat nama-nama jalan tokoh wanita Anne Frank dan Mathilde Wibaut.

3. Amsterdam

Jalan Raden Adjeng Kartinistraat, Amsterdam, Belanda from Google Earth

Di wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, Jalan Ibu Kita Kartini ditulis lengkap,yaitu Jalan Raden Adjeng Kartini (Raden Ajeng Kartinistraat). Di sekitarnya adalah nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah, yaitu diantaranya Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.

4. Haarlem

Jalan Ibu Kita Kartini (Kartinistraat), Harlem, Belanda from Google Earth

Di Harlem Jalan Ibu Kita Kartini (R.A. Kartinistraat) berdekatan dengan jalan Mohammed Hatta, Sutan Sjahrir dan langsung bisa tembus ke jalan Chris Soumokil, Presiden kedua Repubik Maluku Selatan.

Berkat sumbangsih pemikiran melalui surat-surat yang dipublish oleh sahabat pena nya, yang berkembangsaan Belanda, Ibu Kita Kartini menjadi Icon terpenting perjuangan emansipasi kaum perempuan. walaupun sebelumnya sudah ada beberapa tokoh-tokoh seperti Raden Dewi Sartika, Cut Nyak Dien yang sudah terlebih dahulu memulainya dengan jalan perjuangan yang berbeda.

Terakhir, siloka.com mempersembahkan gubahan lagu yang khusus diciptakan oleh sang Maestro, Wage Rudolf Supratman.

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Mei ini, Perang Dunia 2 Berakhir 70 Tahun Lalu

Perang membawa kesengsaraan bagi banyak pihak. Kita mengalami dua kali perang dunia, dan semoga tidak akan terulang untuk ketiga kalinya. Perang dunia kedua seakan menjadi ajang balas dendam bagi pihak

Napak Tilas

Bagaimana Wajah Garut Tempo Dulu ?

Garut sudah semenjak lama terkenal hingga ke mancanegara. Bahkan artis sekelas Charlie Chaplin pernah 2 kali datang ke Garut.

Napak Tilas

X-Ray Mengungkap Budaya Mesir Kuno.

Seperti yang kita ketahui bahwa masyarakat Mesir Kuno memiliki budaya memberi persembahan berupa makanan, minuman dan juga hewan kurban kepada para dewa dan juga raja. Masyarakat Mesir Kuno menjunjung penyembahan pada hewan,