Keajaiban Candi Borobudur, Candi Budha Terbesar di Dunia

Keajaiban Candi Borobudur, Candi Budha Terbesar di Dunia

Pastinya semua tidak asing lagi dengan Candi Borobudur. Hampir dipastikan, Anda pernah mengunjunginya, meski sekali seumur hidup.

Candi ini sudah menjadi warisan atau “heritage” dunia menurut UNESCO dan Guiness World Record, sebagai Candi Budha terbesar seantero bumi.

Lantas, apalagi keajaibannya ?  Candi Budha terbesar di abad ke-9 ini memang sangat terkenal tidak hanya di Indonesia, namun juga di mancanegara. Kemegahan candi ini membuat setiap orang ingin berkunjung ke salah satu candi yang masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia ini.

Candi Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno. Candi ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa dengan bentuk bangunan punden berundak-undak yang terdiri dari 10 tingkat.

Konon, setiap tingkatan pada bangunan candi ini melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Buddha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Bila berkunjung ke candi ini, maka kita akan menyaksikan relief-relief indah dan membayangkan betapa mahir pembuatnya memperhatikan setiap detail bentuk candi yang terletak di Kota Magelang ini.

Terlepas dari kemegahan dan keindahan Borobudur, lengkap dengan relief yang penuh kisah dalam agama Buddha, sejumlah misteri masih melingkupi candi ini.

Pada tahun 1814, atas jasa Gubernur Jenderal Britania Raya, Thomas Stamford Rafffles, candi yang selama berabad-abad terkubur di bawah gundukan tanah, menjadi serupa bukit penuh semak belukar dan ditumbuhi pohon, mulai jadi perhatian pemerintah kolonial.

Relief yang terpahat di dinding candi terbagi menjadi 4 kisah utama yakni Karmawibangga, Lalita Wistara, Jataka dan Awadana, serta Gandawyuda. Selain mengisahkan tentang perjalanan hidup Sang Buddha dan ajaran-ajarannya, relief tersebut juga merekam kemajuan masyarakat Jawa pada masa itu.

Bukti bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia adalah pelaut yang ulung dan tangguh dapat dilihat pada 10 relief kapal yang ada. Salah satu relief kapal dijadikan model dalam membuat replika kapal yang digunakan untuk mengarungi The Cinnamon Route dari Jawa hingga benua Afrika. Saat ini replika kapal yang disebut sebagai Kapal Borobudur itu disimpan di Museum Samudra Raksa.

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Artikel

Coretan di Bak Truk : Antara Rindu, Unik dan Lucu

Bagaimana perasaan Anda, jika di perjalanan kendaraan Anda berada di belakang Truk ? Saya yakin, jawabannya pasti beragam. Terkadang kita jengkel, jika posisi kendaraan kita di belakang truk. Apalagi di

Artikel

Aylan Kurdi, Bocah Suriah Yang Membuat Dunia Menangis

Konflik Suriah terus berkepanjangan. Gelombang pengungsi berdiaspora ke mana-mana. Adalah Aylan Kurdi membuat dunia menangis,

Napak Tilas

Nama Soekarno Diabadikan di Negara-Negara Ini (3-tamat)

Gaung Soekarno ternyata tidak saja menggema di tanah air. Imbasnya terasa di mancanegara dan jejaknya ada hingga kini.