Who Moved My Cheese dan Menteri Susi

Who Moved My Cheese dan Menteri Susi

Menteri

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

 

sumber : https://steveblogswebster.files.wordpress.com/2010/06/wmmc-quartet-new.jpg

Ketika kedua kurcaci Hem dan Haw tiba di Cheese Station C mereka sangat terkejut “apa? Mana Cheese-ku?”,”Siapa yang memindahkan Cheese-Ku?” Hem berseru sambil keheranan. itulah sepenggal kisah dari 4 tokoh (Sniff seekor tikus yang bisa mengendus serta mengantisipasi perubahan, Scurry seekor tikus yang segera bergegas mengambil tindakan, Hem seorang kurcaci yang marah terhadap perubahan dan menganggapnya tidak adil dan Haw seorang kurcaci yang awalnya enggan berubah tapi pada akhirnya menyadari bahwa ia harus mengikutin perubahan sekelilingnya. itu adalah sepenggal kisak klimaks dari buku Who Moved My Cheese? karya Spencer Johnson, M.D.

Jika silokers belum sempat membacanya, anda wajib mencari buku tersebut karena buku tersebut merupakan buku motivasi yang sangat baik tentang bagaimana kita bersikap dalam menyingkapi perubahan, tapi pada bahasan kali ini kita tidak membicarakan Buku Who Moved My Cheese? namun kita akan mencermati korelasi kisah tersebut dengan kebijakan Mentri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tentang pelarangan  penggunaan cantrang untuk menangkap ikan.

Memang bagi para nelayan yang terbiasa menangkap ikan dengan penggunaan cantrang itu adalah suatu hal yang berat, dimana mereka terbiasa menangkap ikan begitu banyak hanya dalam waktu singkat, tiba-tiba dilarang begitu saja, sangat berat tentunya.

Saya rasa kebijakan mentri Susi tersebut sangatlah tepat, karena kebijakan tersebut adalah pengaman untuk masa depan, agar laut indonesia tetap lestari. Selaras dengan penuturan Mentri Susi, pelarangan penggunaan cantrang bukanlah untuk mematikan bisnis para nelayan, tapi untuk kebaikan nelayan itu sendiri. jangan sampai dalam jangka waktu 10-20 tahun kedepan tidak ada yang mau jadi nelayan karena tidak ada ikannya, karena saat ini semuanya diambil dan dikeruk.

Kebijakan tersebut memang terasa sangat berat, tapi perubahan adalah perubahan. kita akan menjadi Hem yang tidak menerima keadaan, atau siap atas sebuah perubahan.

Kita akan habiskan cheese-nya hari ini? atau kita menyisihkannya untuk masa depan?

Comments

About author

You might also like

Artikel

Coretan di Bak Truk : Antara Rindu, Unik dan Lucu

Bagaimana perasaan Anda, jika di perjalanan kendaraan Anda berada di belakang Truk ? Saya yakin, jawabannya pasti beragam. Terkadang kita jengkel, jika posisi kendaraan kita di belakang truk. Apalagi di

Artikel

Pulau Onrust : Benteng VOC, Karantina Haji dan Tawanan Nazi

Jika Anda kebetulan berwisata ke Kepulauan Seribu, kurang lengkap apabila tidak berkunjung ke Pulau Onrust. Sebuah Pulau yang kaya cerita dan sejarah. Pulau Onrust merupakan salah satu pulau di Kabupaten

Kesehatan

Apakah Anda Mengalami Lethargy Syndrome?

Saat kita menjalankan aktifitas sehari-hari, mungkin kita pernah merasa tidak bertenaga, lemas, lesu, mengantuk atau letih. Gejala-gejala ini memicu rendahnya konsentrasi otak untuk berpikir bahkan dapat menyebabkan hilang mood, sehingga

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply