Kuliner Tradisional Indonesia Ini Makin Mendunia

Kuliner Tradisional Indonesia Ini Makin Mendunia

Siapa yang tidak mengenal tempe ? Menu ini seakan-akan menjadi menu wajib yang selalu hadir di setiap saat dan kesempatan.

Berbagai olahan tempe juga sangat beragam. Tempe menjadi salah satu kuliner kebanggaan masyarakat Indonesia. Tapi tahukah Anda, tempe juga sudah mulai mendunia ?

Tempe, makanan rakyat khas Indonesia sudah menembus dunia. Cita rasanya yang sederhana membuat warga dunia jatuh cinta. Pencinta tempe di luar negeri bahkan menjulukinya sebagai ”magic food”, makanan ajaib!

Tempe ternyata jauh dari kata ndeso. Bahkan, pencintanya rela memproduksi sendiri di negeri-negeri yang jauh.

Diproyeksikan, tempe bisa sepopuler makanan fermentasi khas Korea, kimchi. Syaratnya, harus ada langkah serius untuk mempopulerkannya. Salah satunya dengan mendirikan pusat riset tempe di Indonesia yang menjadi acuan dunia.

Seperti dilansir dari laman pojoksatu.id, “Korea punya World Institute of Kimchi juga museum Kimchi. Jadi kita harus punya World Tempe Research Center di Indonesia,” kata profesor Antonius Suwanto dari Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya pada suatu kesempatan.

Dia menyebut tempe sudah sering menjadi objek penelitian di luar Indonesia, seperti di Amerika Serikat, Belanda, Jepang dan Malaysia.

“Malaysia sudah mau membuat institut kajian tempe. Rasanya kurang elok bila pusat riset tempe ada di negara lain. Harusnya kita yang punya perhatian lebih terhadap tempe,” ujar anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) itu.

Langkah itu kian nyata. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung pengajuan tempe agar diakui oleh Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan PBB sebagai warisan budaya non-benda atau Intangible Cultural Heritage of Humanity dari Indonesia.

“Pemerintah, perajin tempe, dan masyarakat harus terlibat serta mendukung pengajuan tempe agar diakui oleh dunia sebagai warisan budaya dari Indonesia, bukan hanya makanan berbahan dasar kedelai,” kata Ganjar.

Menurutnya, sekarang adalah saat yang tepat untuk menyampaikan mengenai tempe yang juga sarat budaya bangsa kepada semua pihak agar semakin digemari dan dikenal hingga mancanegara.

“Untuk itu, perlu upaya menciptakan berbagai varian rasa dan kemasan pada setiap produk tempe,” ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Peci Bung Karno, Simbol Kepribadian Indonesia

Apa yang pertama kita lihat dari sosok Bung Karno ? Sebagian menjawab bahwa peci hitamnya-lah yang menjadi ciri khas sang Proklamator.

Lingkungan

Hemat Energi, 35 Juta Lampu Jalan Diganti LED

Secara logis, budaya hemat energi listrik lebih ekonomis daripada menambah kapasitas produksi listrik.

Gaya Hidup

Sebaiknya Kita Tahu Manfaat Buah Kurma

Jelang bulan suci Ramadhan, salah satu kekhasannya adalah kehadiran buah Kurma. Buah Kurma, selain manis juga mengandung banyak nutrisi.