Legenda Sumur Bandung

Legenda Sumur Bandung

Sumur-Bandung

Aura mistis sering melingkupi cerita seputar Sumur Bandung. Di sana-sini banyak dibumbui hal-hal takhayul. Namun, bagaimana sesungguhnya fakta dari Sumur Bandung itu sendiri ?

Pertanyaan yang mesti diajukan pertama kali adalah, adakah sebenarnya Sumur Bandung itu ? Jawabnya tentu saja ada. Dan faktanya, Sumur Bandung tidaklah satu, namun berada di dua lokasi yang tidak terlalu jauh. Sumur Bandung pertama terletak di Gedung PLN dan Sumur Bandung yang kedua terletak di bekas Gedung Miramar, beberapa meter bersebelahan dengan kantor pos Besar di Jalan Asia Afrika.

Sumur Bandung pertama yang ada di Gedung PLN kondisinya lebih terawat dibanding yang ada di bekas Gedung Miramar. Masyarakat kota Bandung lebih mengenal Sumur Bandung yang ada di Gedung PLN ini. Menurut ceritanya, keberadaan Sumur Bandung terdengar ajaib. Bupati Krapyak (Dayeuh Kolot sekarang), Raden Aria Wiranata Kusumah II sedang beristirahat di sisi Sungai Cikapundung. Beliau kelelahan setelah seharian mencari lokasi yang tepat untuk kotanya yang baru. Beliau berniat memindahkan ibukota dari Krapyak yang sering dilanda banjir ke lokasi yang bebas banjir. Tengah beristirahat, Beliau menancapkan tongkatnya tidak jauh dari tempat duduknya. Ketika Beliau hendak pergi dan mencabut tongkatnya, dari bekas lubang tongkatnya keluar air yang jernih tak henti-hentinya. Beliau menyuruh para ponggawanya untuk mewadahinya dan membuatkan lubang agar tak terbuang percuma. Dikemudian hari lubang ini menjadi sumur. Di area Sumur Bandung pertama, ada prasasti yang berbunyi :

“Sumur Bandung Mere Karahayuan ka Rahayat Bandung
Sumur Bandung Mere Karahayuan ka Dayeuh Bandung
Sumur Bandung Kahayuning Dayeuh Bandung
Ayana di Gedung PLN Bandung”
Bandung, 25 Mei 1811
Raden Adipati Wiranata Kusumah II

Atas persetujuan Gubernur Jenderal Daendels, ibukota Kabupaten Bandung dipindahkan dari Krapyak ke kawasan yang tidak terlalu jauh dari sumur tersebut. Di sanalah dibangun pendopo yang sekarang terletak di alun-alun sebelah selatan. Keberadaan Sumur Bandung dipercaya memiliki hubungan dengan pendirian kota Bandung itu sendiri. Hingga kini, banyak wisatawan baik lokal dari wilayah Bandung dan sekitarnya maupun dari luar kota Bandung yang mengunjungi Sumur Bandung. Mereka mengambil air dari sumur tersebut karena dipercaya bisa menyembuhkan beragam penyakit. Uniknya, air di sumur tersebut tidak pernah surut dan senantiasa jernih. Masalah mujarab atau tidaknya, berpulang kepada pengalaman masing-masing pengunjung.

Comments

About author

You might also like

Artikel

Kala Kota Bandung Masih Berupa Danau

Siapa yang tidak pernah mengunjungi kota Bandung ? Kota yang cantik dan kaya akan kuliner dan fashion ini ternyata dulunya adalah sebuah danau.

Gaya Hidup 1Comments

Belajar Dari Nepal : Bangunan Tradisional Lebih Tahan Gempa

Gempa Nepal yang berkekuatan Mw 7,8 sungguh begitu menakutkan. Sejauh ini tercatat menewaskan, 3.617 jiwa dan melukai 6.833 orang. Jumlah ini masih bisa membengkak dalam hari-hari ke depan. Berada pada

Napak Tilas 0 Comments

Gagalnya Penculikan Kepala Negara & Sabotase KAA 1955

Sepuluh tahun semenjak Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia mampu mengadakan sebuah perhelatan besar. Sebuah perhelatan atau konferensi yang menyatukan dua benua, Asia dan Afrika. Negara kita yang baru tertatih-tatih melepaskan