Motor Antik: Legenda, Jati Diri  dan Investasi (1)

Motor Antik: Legenda, Jati Diri dan Investasi (1)

motor-antik-1

 

Motor antik atau motor klasik merupakan sebutan bagi motor-motor yang sudah berumur ujur.

Walaupun sebenarnya tidak ada batasan apa yang disebut antik atau klasik tersebut hanya diukur dari tahun produksi, kelangkaan atau bentuknya saja. Akan tetapi sudah mafhum di kalangan penggemar motor antik dan klasik menjadikan batas termuda yakni dibawah tahun 1970.

Semua produk motor yang diproduksi dibawah tahun tersebut telah menjadi incaran para kolektor motor untuk dikoleksi sekaligus investasi. Sederet nama-nama legendaris motor klasik dan antik, yakni keluaran Eropa (AJS, Matcles, Adler, BSA, Ariel, Norton, Brough, BMW, vespa, Lambretta, dan lainnya), keluaran Amerika (Harley Davidson, Indian, King Dick), dan keluaran Jepang era sebelum tahun 1970-an (Honda, Yamaha, Suzuki).

Sepeda motor di Indonesia pertama kali dimiliki oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama John C. Potter pada tahun 1893. Sehari-hari J.C. Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca: Umbul) Probolinggo, Jawa Timur. J.C. Potter juga dikenal sebagai penjual mobil yang mendapat kepercayaan Sunan Solo untuk mengurusi pengiriman mobil pertamanya dari Eropa.

Berbagai merek sepeda motor dijual di negeri ini, mulai dari Reading Standard, Excelsior, Harley Davidson, Indian, King Dick, Brough Superior, Henderson, sampai Norton. Merek-merek sepeda motor yang hadir di negeri ini dapat dilihat dari iklan-iklan sepeda motor yang dimuat di surat kabar pada kurun waktu dari tahun 1916 – 1926. R.S Stockvis & Zonnen Ltd merupakan salah satu perusahaan yang tercatat menyediakan suku-suku cadang motor dan mobil (juga mengurus pesanan mobil-mobil Eropa maupun Amerika).

Pada tahun 1950, ribuan motor BMW masuk ke Indonesia dengan dua cara, yaitu lewat jalur pemerintah (hanya perwira yang diizinkan) dan lewat jalur swasta dengan membangun tempat pameran dan pemesanan. Di Bandung saat itu ada dua, yaitu NV Spemotri yang gedungnya saat ini menjadi Bank Niaga di Dago, dan CV Dennbarr di Simpang Lima Bandung.

Yang paling banyak masuk Indonesia adalah BMW satu silinder 249 cc, yaitu R25, R26, dan R27. BMW menjadi semacam kendaraan resmi pembuka jalan acara kenegaraan seperti ketika mengawal masuknya bendera Merah Putih ke Bandung tanggal 28 September 1961. Varian langka BMW R51/2 500 cc keluaran 1952 diyakini hanya ada dua di Indonesia.

Pada awal tahun 1960-an, skuter Vespa masuk Indonesia disusul dengan skuter Lambretta pada akhir tahun 1960-an. Pada masa itu, masuk pula sepeda motor asal Jepang, Honda, Suzuki, Yamaha, dan belakangan juga Kawasaki.

Sekedar dicatat, Selain Norton Manx dan Triumph Tiger, BSA Goldstar juga terkenal sebagai motor kencang tahun 1950-an. Satu-satu-nya motor suksesor BSA Gold Star series ini adalah BSA B50 yang dibuat dari tahun 1971-1973. BSA masuk ke Indonesia dibawa oleh tentara NICA yang mendarat ke Indonesia membawa BSA-BSA mereka ke Indonesia.

Saat NICA yang di-boncengi Belanda pulang ke negara asal-nya (setelah perundingan-perundingan), mereka meninggalkan BSA nya di Indonesia. Tapi para tentara bule Amerika di Filipina juga meninggalkan mobil Jeep mereka di Filipina saat pulang ke Amerika…BERSAMBUNG

Penulis : Munawar Ahmad

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Perintah Pertama Bung Karno Ketika Jadi Presiden

Negara baru saja merdeka. Presiden dan Wakil Presiden baru saja terpilih, suasana masih genting, namun Bung Karno berhasil mencairkannya.

Teknologi

Penampakkan Beruang di Mars Asli Atau Pareidolia ?

Mengikuti penemuan-penemuan terbaru di Planet Mars sungguh menarik. Benarkah ada kehidupan di sana ? Bukti-bukti semakin menguatkan.

Nasional

Angeline Diperkosa Sebelum Dibunuh?

Angeline (8) yang dikabarkan hilang sejak 16 Mei, pernah mengalami kekerasan seksual di rumah Margaret.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply