PNS Dan Pejabat di 2 Daerah Ini Wajib Memakai Batu Akik

PNS Dan Pejabat di 2 Daerah Ini Wajib Memakai Batu Akik

Setelah Sumsel melalui Gubernurnya, Alex Nurdin mewajibkan PNS di daerahnya untuk memakai batu akik, kini giliran Samarinda, Kaltim.

Seperti juga Sumsel. Keharusan PNS dan pejabat, baik di Sumsel maupun Kaltim adalah dalam rangka mendukung ekonomi kreatif. Apalagi kedua daerah tersebut, seperti diketahui merupakan penyumbang batu-batu akik yang cantik.

Seperti dilansir dari laman kompas.com, para pejabat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, diharuskan menggunakan cincin batu akik khas Kalimantan. Kebijakan itu untuk mendukung ekonomi kreatif di daerah itu.

“Kewajiban pejabat menggunakan cincin batu akik khas Kalimantan itu tertuang dalam surat edaran Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Kebijakan itu untuk menghidupkan usaha menengah dan koperasi batu akik yang ada di sini (Samarinda),” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda, Masrullah, Jumat (12/6/2015), seperti dikutip Antara.

Masrullah mengatakan, selain mendukung pemanfaatan produk lokal batu akik asli Kota Samarinda, penggunaan batu akik secara massal diyakini mendukung ekonomi kreatif di masyarakat.

Walaupun surat edaran itu tanpa disertai dengan sanksi, tetapi Masrullah optimistis seluruh Pejabat akan mematuhi imbauan tersebut.

“Tidak ada sanksi, tetapi karena ini anjuran wali kota sehingga pejabat wajib menjalankannya. Kalau yang nonpejabat atau staf juga boleh sepanjang tidak memberatkan,” kata Masrullah.

Surat edaran Wali Kota Samarinda itu, menurut dia, hanya mempertegas keinginan pemerintah dalam memperkenalkan batu akik asli Kalimantan.

“Meskipun tanpa surat tersebut, sebagian besar pegawai, baik pejabat maupun staf telah mengenakan beraneka ragam batu di sela jari-jari mereka. Kami ingin menunjukkan batu asal Kalimantan, apalagi kalau mereka bertugas luar daerah,” ujar Masrullah.

Pada surat edaran Wali Kota Samarinda tersebut, jenis batu akik yang dianjurkan di antaranya, batu akik “Red Borneo” dan “Green Borneo” serta Kecubung.

“Kami bangga, sebab batu khas Kalimantan seperti Kecubung saat ini semakin terkenal karena dijadikan cendera mata bagi tamu luar daerah, bahkan tamu negara yang hadir pada Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika di Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

sumber : kompas.com

 

Comments

About author

You might also like

Makanan

Konsumsi Serangga Kian Populer di Berbagai Negara

  Mungkin sulit membayangkan sarapan pagi Anda atau makan siang Anda adalah belalang, ulat atau kecoa ! Namun, hal itu sudah lumrah di beberapa negara ini. Tentu kita mengenal negara

Artikel

Yunani Pasca Referendum; Kontraksi Pasar Saham Eropa dan Asia

61% rakyat Yunani menolak persyaratan Uni Eropa, Bank Sentral eropa dan IMF.

Gagalnya Penculikan Kepala Negara & Sabotase KAA 1955

Sepuluh tahun semenjak Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia mampu mengadakan sebuah perhelatan besar. Sebuah perhelatan atau konferensi yang menyatukan dua benua, Asia dan Afrika. Negara kita yang baru tertatih-tatih melepaskan