Revitalisasi Situs Penjara Banceuy

Revitalisasi Situs Penjara Banceuy

Mulanya terkesan kumuh, kotor dan tak terawat. Namun, kesan ini seolah hilang. Bahkan patung Bung Karno telah melengkapi situs ini.

Ya, situs penjara Banceuy memang berbeda sekarang. Situs ini sarat akan perjuangan Bung Karno di kota Bandung. Di sinilah Bung Karno pernah ditahan oleh pihak kolonial.

Sebuah patung perunggu berwarna kuning duduk. Tangan kananya memegang mena seolah hendak menulis. Sedangkan tangan kiri memegang sebuah buku catatan. Ya itulah patung yang menggambarkan sosok Presiden pertama RI, Bung Karno

Adalah Profesor Surya Pernawa, 76, yang membuat patung itu sebagai bentuk penghormatannya pada Sang Proklamator. Setelah memakan waktu kurang lebih tiga bulan, patung itu pun diletakkan di belakang bekas ruangan tahanan Soekarno. Patung Soekarno itu terbuat dari perunggu bercampur kuningan. Patung ini dipesan oleh Pemerintah Kota Bandung. Keberadaan patung Soekarno itu untuk melengkapi keberadaan Situs Penjara Banceuy yang kini tengah dalam renovasi dan revitalisasi.

Seperti dikutip dari laman galamedianews.com, menurut salah seorang tim revitalisasi, Fatiadi, patung Soekarno ini sangat diperhatikan detailnya. Tidak hanya itu, Surya pun menyesuaikan dengan usia Soekarno saat dipenjara di Penjara Banceuy antara tahun 1929-1930. Kala itu, Soekarno diperkirakan berusia sekitar 28 – 29 tahun.

“Pak Surya mempelajari betul detail dari sosok Soekarno saat dipenjara. Ini terlihat dari mimik muka yang kosong menerawang kedepan,” ujar Fatiadi yang ditemui di situs Penjara Banceuy, Rabu (22/4/2015).

Namun kata dia, mimik muka yang kosong ini bukan tanpa arti dan makna. “Saya melihat, beliau (Soekarno) tengah memikirkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan,” tandasnya.

Karena itu lanjut dia, tidak salah jika konsep Indonesia Merdeka berasal dari Bandung. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak tahu, bahwa Kota Bandung merupakan cikal bakalnya kota yang menggelorakan Indonesia merdeka.

 

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

30 Maret, Hari Film Nasional.

Hari ini, tanggal 30 Maret diperingati sebagai “Hari Film Nasional”.   Tepat tanggal 30 Maret 1950, merupakan hari pertama proses pengambilan gambar film berjudul “Darah dan Doa” atau “Long March of

Sains

Reaktor Nuklir Kuno Berusia 2 Milyar Tahun Ditemukan!!!

Pekerja bahan bakar nuklir menemukan hal mencurigakan dalam analisa uranium dari sumber mineral di Gabon, Afrika.

Tokoh

Firaun Tutankhamun Meninggal Ketika Ereksi

Mumi Firaun tidak berjantung, kain hitam, dan juga penis berdiri tegak 90°. Apa sebabnya?