Ring Of Fire, Harta Karun Terpendam Kabupaten Garut

Ring Of Fire, Harta Karun Terpendam Kabupaten Garut

Nusantara adalah Negeri The Ring of Fire. Julukan ini wajar sebab jumlah gunung berapi di Indonesia sungguh luar biasa.

Negara kita merupakan wilayah pertemuan tiga lempeng, yakni Indo-australia, Eurasia dan Lempeng Pasifik . Tidak hanya itu, Indonesia pun dilalui jalur pegunungan aktif dunia, yakni Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Kondisi tersebut-lah yang menyebabkan Indonesia masuk pada jalur Ring of FireĀ  atau cincin api pasifik dunia, dan merupakan jalur pegunungan aktif . Tidak heran jika Indonesia sering mengalami bencana alam berupa gempa bumi baik tektonik maupun vulkanik.

Selain tentu kerawanan bencana, keberadaan Indonesia di jalur Ring of Fire membawa hikmah sendiri. Seperti diketahui, daerah sekitar gunung berapi biasanya paling banyak menghasilkan energi panas bumi. Betapa tidak, lebih dari 200 gunung berapi terdapat di sepanjang pulau Sumatera, Jawa, Bali dan kepulauan bagian timur Indonesia.

Potensi energi panas bumi sungguh menakjubkan. Dalam jaringan ini potensi energi panas bumi dalam jumlah yang melimpah ruah sekitar lebih dari 20.000 MW. Jumlah ini setara dengan enam milyar barel minyak bumi, cukup besar untuk memenuhi 10% dari permintaan tenaga listrik nasional tahun-tahun mendatang.

Dari total keseluruhan itu, Kabupaten Garut tercatat memiliki potensi sumber daya alam panas bumi Darajat dengan “reserve” energi panas bumi sebesar 350 MW.

Kabupaten Garut memiliki potensi energi panas bumi cukup besar yang diperkirakan mencapai total 1045 MW(Mwe). Pemanfaatan sumber energi panas bumi bisa dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sebagai energi terbarukan, panas bumi dapat diandalkan sebagai pasokan jangka panjang. Disamping pembangkit tenaga listrik, energi ini dapat dimanfaatkan untuk pengeringan hasil pertanian, pengawetan hasil perikanan dan pariwisata.

Pengusahaan secara komersial pemanfaatan langsung baru sebatas untuk terapi dan rekreasi seperti di Cipanas, sedangkan pemanfaatan tidak langsung untuk pembangkit listrik baru dikembangkan di daerah Darajat (350 MW). Hal ini tentu saja menjadikan peluang untuk pengembangan di masa mendatang.

disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Makanan

Sagu, Makanan Pokok yang Terlupakan

Sebagian besar masyarakat Nusantara mengandalkan beras sebagai makanan pokoknya. Tapi tidak semua, di beberapa tempat beras diganti Sagu.

Lingkungan 0 Comments

Masangin : Ritus Mengukur Kelurusan Hati

Datang ke Yogya tidak mantap kalau tidak merasakan ritus masangin di Alun-alun Kidul (Alkid), selain berwisata kuliner malam hari di sana. Kalau waktu siangnya memang tidak begitu ramai. Biasanya orang

Tokoh

Jasa Soekarno Menemukan Makam Imam Bukhari, Perawi Hadits Terkenal

Keberanian Presiden Pertama kita menjadi buah bibir. Penyelamatan Mesjid Biru di Sovyet dan penemuan Makam Imam Bukhari adalah jasa-jasanya. Imam Bukhari bagi umat muslim merupakan tokoh perawi hadits shahih terkenal.