Sagu, Makanan Pokok yang Terlupakan

Sagu, Makanan Pokok yang Terlupakan

Sebagian besar masyarakat Nusantara mengandalkan beras sebagai makanan pokoknya. Tapi tidak semua, di beberapa tempat beras diganti Sagu.

Ya, Sagu. Memang kenyataannya demikian. Tidak semua orang Indonesia menggunakan beras seabgai bahan makanan pokoknya . Di beberapa daerah , masih banyak yang menggunakan sagu sebagai bahan makanan pokok. Hebatnya, nilai gizinya pun tak kalah dengan beras.

Bahan makanan sagu adalah hasil ekstraksi bagian inti batang pohon sagu. Di tepi-tepi  pantai Sumatera Timur, Kalimantan , Sulawesi , dan Irian Jaya serta beberapa pulau Maluku dan kepulauan Mentawai terdapat hutan sagu yang pada dasarnya tumbuh liar secara alamiah . Sebagian masyarakat di wilayah-wilayah tersebut memanfaatkan pohon sagu untuk diambil patinya (amylum) yang terdapat di bagian tengah batangnya .

Pohon sagu tumbuh di tanah  dataran rendah yang basah berawa-rawa. Pada dasarnya pohon ini tumbuh liar membuat hutan dan tingginya dapat mencapai 10-15 meter pada umur 5-12 tahun. Hutan sagu di Indonesia mencapai beberapa ratus juta hektar dan belum dibudidayakan. Terdapat pohon sagu dengan jenis berduri dan ada pula jenis yang tidak berduri . Keduanya dapat dimanfaatkan untuk diambil tepung dari hati batangnya.

Makanan yang lebih sering terlihat dalam bentuk tepung ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi tapi memiliki kandungan lemak yang rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak cepat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah.

Cara mengkonsumsi di daerah yang mempergunakan sagu sebagai bahan makanan pokok berbeda-beda. Di daerah kepulauan Mentawai dan Irian Jaya , pengolahan sagu di rumahtangga untuk dikonsumsi masih primitive yaitu dalam bentuk adonan dibakar di api terbuka atau dimasukkan ke dalam abu panas.

Di daerah Maluku dan Sulawesi Utara cara memasaknya sudah lebih maju , yaitu dalam bentuk masakan yang disebut Papeda atau dapat pula dalam bentuk berbagai jenis kue kering yang cukup mengundang selera . Balok-balok kecil sagu kering dapat juga dicelupkan ke dalam kuah dan langsung disantap .

Papeda adalah sejenis makanan berkuah serupa bubur , dimana ditambahkan sayur dan potongan-potongan daging atau ikan. Dalam bentuk papeda ini , susunan hidangan mengandung cukup berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh , sehingga sanggup memberikan kesehatan dan daya kerja yang memadai .

disarikan dari beragam sumber.

About author

You might also like

Makanan

Dodol, Cemilan Dari Garut yang Melegenda

Garut dan dodol seakan tak terpisahkan. Meski potensi Garut sangat beragam, dodol tetap merupakan ikon Garut yang melegenda.

Napak Tilas

Jasa Soekarno Menyelamatkan Universitas Al-Azhar Mesir

Mesir bukan semata soal Piramida. Di sana ada Universitas Al-Azhar. Mesir dan Universitas ini ibarat dua sisi mata uang.

Napak Tilas

Soekarno dan Tokoh-Tokoh Dunia

Meski Indonesia baru saja merdeka, Soekarno sangat aktif mempromosikan Indonesia ke kancah dunia, bertemu dengan tokoh-tokoh dunia.