Schindler Britania : Penyelamat 699 Nyawa Anak Ini Wafat di Usia Ke-106

Schindler Britania : Penyelamat 699 Nyawa Anak Ini Wafat di Usia Ke-106

Aksi heroik tidak harus muncul dari superhero. Ada orang-orang biasa yang sangat heroik yang menyebabkan mereka menjadi superhero.

Dan salah satu orang itu adalah Sir Nicholas George Winton, yang pada 1 Juli 2015 lalu wafat dalam usia yang cukup lanjut, yakni 106 tahun! Mungkin sebagian besar dari kita tidak pernah mengenal sepak terjang Sir Nicholas yang dijuluki sebagai ‘Schindler-nya Britania.’ Siapakah ia sebenarnya?

Tetapi sebelum membahas riwayat Sir Nicholas, apa yang menyebabkan ia dijuluki ‘Schindler-nya Britania’? Mungkin kita ingat, pada 1993 lalu ada sebuah film karya Sutradara Steven Spielberg yang sangat terkenal, bahkan banyak diganjar Piala Oscar. Film tersebut berjudul Schindler List. Film ini berdasarkan kisah nyata tokoh bernama Oscar Schindler.

Oscar adalah seorang pengusaha Katolik Jerman yang berperan dalam menyelamatkan nyawa lebih dari seribu orang Yahudi Polandia pada masa Holocaust. Judulnya merujuk kepada daftar nama dari 1.100 orang Yahudi yang dipekerjakan Schindler di pabriknya dan karenanya tidak dikirim ke kamp-kamp konsentrasi Nazi.

Nah, mirip dengan Oscar Schindler adalah Sir Nicholas George Winton (19 Mei 1909 – 1 Juli 2015). Ia adalah pekerja kemanusiaan Britania yang merencanakan penyelamatan 669 anak-anak, kebanyakan di antaranya anak Yahudi, dari Cekoslowakia Nazi pada awal Perang Dunia Kedua melalui operasi Kindertransport.

Winton mendirikan rumah bagi mereka dan menyusun cara agar mereka bisa sampai dengan selamat di Britania Raya. Pers Britania menjuluki Winton sebagai ‘Schindler-nya Britania.’ Pada tanggal 28 Oktober 2014, ia dianugerahi penghargaan tertinggi Republik Ceko, Order of the White Lion, oleh Presiden Ceko Miloš Zeman.

Selepas perang, aksi heroik Winton sendiri tidak ia sebar luaskan. Winton merahasiakan aksi kemanusiaannya selama beberapa tahun sampai istrinya, Grete, menemukan catatan hariannya di loteng rumah mereka pada tahun 1988. Buku tersebut berisi daftar anak, termasuk nama orang tuanya, serta nama dan alamat keluarga yang melindungi mereka.*

(Disarikan dari berbagai sumber).

About author

You might also like

Kesehatan

“Shave for Hope”, Gerakan Sosial Untuk Anak-Anak Pengidap Kanker

Keterbatasan finansial menyebabkan orangtua enggan membawa anaknya yang menderita kanker ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan.

Foto

Jokowi dan Bieber Berselfie ? Kim Kardhasian Ditangkap Satpol PP ?

Berbicara mengenai manipulasi foto, masyarakat yang terbiasa dengan media sosial bakalan mengenal nama Agan Harahap. Nama lengkapnya Yohanes Paganda Halasan Harahap atau dikenal dengan Agan Harahap terkenal di kalangan art

Artikel 0 Comments

Kuburan-Kuburan Paling Unik di Nusantara

Kematian. Moment kesedihan ini ditanggapi secara beragam oleh berbagai kebudayaan. Jika di Mesir sana, jenazah seorang Fir’aun di balsam dan di mummi-kan, maka di belahan dunia lain moment tersebut di