Seni Ketangkasan Domba Garut

Seni Ketangkasan Domba Garut

Ketangkasan Domba

Garut tidak hanya terkenal dengan dodolnya, tetapi ada juga seni ketangkasan Domba Garut (Adu Domba) yang merupakan permainan rakyat yang sudah ada di Garut sejak lama. Kesenian ini merupakan warisan budaya turun temurun dari generasi ke generasi hingga sekarang.

Sejarah “Adu” Domba Garut sendiri dimulai dari Tahun 1815 saat Bupati Suryakanta memerintah Garut. Domba Garut adalah domba hasil persilangan segitiga antara domba asli Indonesia, domba Merino dari Asia Kecil dan domba ekor gemuk dari Afrika.

Domba Garut memang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu badannya kekar, memiliki berat badan antara 60 hingga 80 kilogram, dan tanduknya berukuran besar melengkung ke belakang.

Sebelum berlaga dalam seni ketangkasan domba, domba-domba ini dibagi menjadi kelas A, kelas B, dan kelas C, sesuai dengan berat badan domba. Lamanya pertandingan sekitar 3 menit dan biasanya domba-domba membenturkan kepala/tanduknya sebanyak 20 hingga 25 kali.

Pehobi Domba Garut biasanya memiliki jadwal latihan dan jadwal kontes rutin untuk menyalurkan hobi mereka. latihan dilakukan seminggu sekali, sedangkan kontes dilakukan sebulan sekali.

harga dari Domba Garut tergantung dari prestasi si Domba. Domba Garut yang merupakan peranakan asli dari pemenang hebat juga akan memiliki harga yang tinggi.

Domba Garut rata-rata dijual dengan harga sekitar 3-5 Jutaan, walaupun ada juga Domba Garut yang dijual dengan harga ratusan juta.

Oleh : Rizal Waqfeen

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Dian Sastro Akan Perankan Kartini

Legacy Pictures dan Hanung Bramantyo akan menggarap pembuatan Film R.A. Kartini, Film yang akan berlatar masa-masa remaja R.A. Kartini ini direncanakan akan tayang 21 April 2016. dengan rencana produksi di

Gaya Hidup 0 Comments

It’s A Wonderful Life, (Frank Capra, 1946).

Ketika seseorang sedang down, kecewa dengan keadaan yang menimpanya, tak kunjung mendapatkan┬ásolusi terhadap masalahnya, maka banyak yang berharap tidak pernah dilahirkan.   Alur cerita film ini sederhana, seorang pemuda cerdas

Napak Tilas

Kalau Presiden RI Bengkak Kakinya (2-tamat)

Cerita ini adalah tentang keseharian Bung Karno yang diceritakan anaknya, Guntur Soekarnoputra dalam bukunya “Bung Karno Bapakku, Kawanku, Guruku.”

1 Comment

  1. Rian
    July 31, 15:58
    apa ada event adu domba garut lagi dalam waktu dekat dalam skala yg lbh besar (misalnya skala nasional atau skala propinsi ? mhn saya diberi kabar.

Leave a Reply