Setelah Juara Menembak, TNI Menjuarai Lomba Renang di Lebanon

Setelah Juara Menembak, TNI Menjuarai Lomba Renang di Lebanon

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Kontingen Garuda TNI yang tergabung dalam Tim Indonesia Force Protection Company atau Indo FPC. Kontingen Garuda meraih juara umum dalam Lomba Renang UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) yang diselenggarakan pada 15-19 Juni lalu di Markas Besar UNIFIL, Naqoura, Lebanon.

Seperti dilansir dari laman antaranews.com, kejuaraan renang antar tentara perdamaian PPB tersebut diikuti oleh 11 negara yang tergabung dalam Satgas UNIFIL Lebanon. Dari seluruh kontingen, pasukan Indonesia mengirimkan dua tim yakni Indo FPC Konga XXVI-G2/Unifil dan Indobatt (Indonesian Battalion) Konga XXIII-I/Unifil.

“Kontingen Indo FPC yang diasuh pelatih Serma Marinir Dhody Adi Chandra itu meraih hasil yang membanggakan sebagai juara umum dengan mendapatkan enam emas dan dua perak,” ujar Staf Penerangan Satgas UNIFIL Indonesia Sertu Mar Bahrul Ulum.

Sementara itu, tim Indobatt yang diasuh Kapten Inf. Seto Purnomo menyabet sepuluh medali, yakni 1 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu. Dengan demikian, total perolehan medali oleh Kontingen Garuda yaitu 7 medali emas dari total 16 emas yang diperebutkan, 8 medali perak dan 9 medali perunggu. Hal ini berarti lagu Indonesia Raya berhasil berkumandang tujuh kali pada saat upacara penyerahan medali.

Dengan perolehan medali tersebut, Satgas Indo FPC Konga XXVI-G2/Unifil juga berhak menyandang predikat Kontingen Peserta Terbaik dan meraih “Championship Trophy.” Sedangkan Satgas Indobatt menyusul diurutan kedua.

Sungguh luar biasa. TNI kembali membuat kita bangga setelah belum lama ini menyabet gelar juara umum pada kejuaraan menembak di Australia.*

(Disarikan dari berbagai sumber).

 

Comments

About author

You might also like

Artikel

Ini Dia Pemegang Rekor Onani Sejak 2008 !

Lomba Marathon, lomba senam? Mungkin tidak terdengar aneh. Pernah terbayangkan jika onani dilombakan?

Artikel

Setelah Little Boy, Fat Man Meluluh Lantakkan Nagasaki Sekejap

Sejarah senantiasa mencatat, pada Agustus ini selain Hiroshima, Nagasaki adalah kota yang terpapar tragedi kemanusiaan terbesar.

Napak Tilas 0 Comments

Gagalnya Penculikan Kepala Negara & Sabotase KAA 1955

Sepuluh tahun semenjak Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia mampu mengadakan sebuah perhelatan besar. Sebuah perhelatan atau konferensi yang menyatukan dua benua, Asia dan Afrika. Negara kita yang baru tertatih-tatih melepaskan