Setelah Little Boy, Fat Man Meluluh Lantakkan Nagasaki Sekejap

Setelah Little Boy, Fat Man Meluluh Lantakkan Nagasaki Sekejap

Sejarah senantiasa mencatat, pada Agustus ini selain Hiroshima, Nagasaki adalah kota yang terpapar tragedi kemanusiaan terbesar.

Kota Nagasaki merupakan kota kedua di mana bom atom dijatuhkan oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II. Di kota ini juga dibangun Museum Bom Atom Nagasaki (Nagasaki Genbaku Shiryoukan) sebagai lambang peringatan bagi bangsa Jepang dan seluruh pengunjung akan bahaya dan penderitaan akibat bom atom yang diledakkan di kota tersebut.

Pada awalnya, kota Nagasaki bukanlah target utama. Kota yang menjadi target adalah kota Kokura. Ada tiga kandidat kota yang bakal di bom Amerika, yakni Kokura, Niigata dan Kyoto. Pemilihan Nagasaki dimunculkan ketika Kyoto disingkirkan dari list karena kota ini memiliki nilai spiritual bagi bangsa Jepang. Dua kota lainnya, Kokura dan Niigata harus tersingkir juga dari list, dan takdir memilih Nagasaki, sebuah kota pelabuhan.

 

fat man

Bom yang dijatuhan dijuluki “Fat Man.” Fat Man adalah nama kode dari bom nuklir yang dijatuhkan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Pada saat itu Fat Man merupakan bom nuklir kedua yang digunakan dalam perang serta merupakan ledakan nuklir buatan manusia yang ketiga.

Seperti dikatakan di awal paragraf, target asli untuk bom itu adalah kota Kokura, tapi awan menutupi mengharuskan perubahan arah dengan target alternatif di Nagasaki. “Fat Man” dijatuhkan dari B-29 bomber Bockscar, dikemudikan oleh Charles Sweeney dan meledak pada jam 11:02 AM (JST), pada ketinggian sekitar 1,650 feet (500 m), dengan hasil dari sekitar 21 kiloton TNT atau 88 terajoules.

Korban tewas akibat Fat Man di Nagasaki ini mencapai 80.000 orang. Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom.

Enam hari setelah dijatuhkannya bom atom di Nagasaki, pada 15 Agustus, Jepang mengumumkan bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, menandatangani instrumen menyerah pada tanggal 2 September, yang secara resmi mengakhiri Perang Pasifik dan Perang Dunia II.

Semoga, tragedi kemanusiaan seperti ini tidak pernah terjadi lagi dalam sejarah umat manusia.

Disarikan dari beragam sumber.

Comments

About author

You might also like

Hits

Suasana Idul Fitri Zaman ‘Baheula’ di Bandung (1)

Penentuan awal puasa dan lebaran tahun ini semoga tidak menjadi polemik. Daripada mengedepankan perbedaan, mari utamakan persatuan.

Gaya Hidup 0 Comments

Dutch Wife, Beda di Indonesia dan di Jepang

Budaya di Indonesia, tidur rasanya kurang lengkap tanpa guling, atau jaman dahulu disebut Dutch Wife yang tidak bisa kentut, jika dutch wife yang kita kenal adalah guling, dutch wife dijepang lebih dikenal

Artikel

Daftar Negara Dengan Tingkat Kepuasan Seksual Tertinggi

Seberapa puaskah kehidupan seksual Anda dengan pasangan ? Nah, ternyata puas atau tidaknya kehidupan seksual Anda tidak lagi diukur per individu, melainkan sampai tingkat negara. Belakangan muncul-lah sebuah survey, negara