“Shave for Hope”, Gerakan Sosial Untuk Anak-Anak Pengidap Kanker

“Shave for Hope”, Gerakan Sosial Untuk Anak-Anak Pengidap Kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan selain AIDS, malaria dan tuberkulosis. Pada tahun 2006, angka kematian akibat kanker melebihi jumlah angka kematian gabungan dari ketiga penyakit lainnya.

Di Indonesia, penderita kanker mencapai 6% dari total populasi yang ada dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Berdasarkan hasil penelitian, jumlah anak penderita kanker di Indonesia mencapai 150 dari setiap 1 juta anak. Untuk mendeteksi kanker pada anak relatif lebih sulit. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi dan pengetahuan para orangtua mengenai gejala kanker pada anak.

Perawatan serta pengobatan penyakit kanker membutuhkan biaya yang cukup besar. Keterbatasan finansial menyebabkan orangtua enggan membawa anaknya yang menderita kanker untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

“Shave for Hope”, gerakan sosial penggalangan dana untuk membantu adik-adik penderita kanker. Selain dari penggalangan dana, “Shave for Hope” juga berfungsi untuk meningkatkan empapti serta public awareness terhadap anak-anak penderita kanker di Indonesia.

“Shave for Hope” diinisasi oleh Asian Medical Students Association (AMSA) Indonesia, Evio Production, serta Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI).
Shave for Hope telah sukses digelar sejak tahun 2012 yang lalu, sekitar 4000 peserta dengan hasil dana terkumpul sekitar 1 Milyar Rupiah.

Kemoterapi adalah cara paling efektif yang ada saat ini untuk memerangi kanker, meskipun tidak dapat memberi kesembuhan total, tapi kemoterapi dapat memberi kelangsungan hidup bagi penderita kanker.
Pasca melakukan kemoterapi, penderita kanker akan mengalami kerontokan rambut bahkan kebotakan. “Kebotakan” inilah yang menjadi ide awal dari Shave for Hope. Dengan turut merasakan kebotakan seperti pada penderita kanker pasca kemoterapi, maka para shavee (sebutan peserta Shave for Hope) menyumbang sejumlah uang bagi para penderita kanker.

Pada tahun 2015 ini, Shave for Hope diadakan kembali pada tanggal 6 September 2015 di Lippo Mall Kemang. Dengan mengusung tema “Hope for Life”, pihak penyelenggara aksi sosial cukur rambut ini berharap Shave for HOpe 2015 bisa lebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya.

Mau tau informasi lebih lengkap dari “Shave for Hope”? Silakan kunjungi shapeforhope.org
Bersedia untuk membantu adik-adik penderita kanker? Klik disini!

Comments

About author

You might also like

Hits

Ada Swiss di Kota Intan

Keanekaragaman budaya nusantara, kondisi geografis, budaya dan produktifitas masyarakat membuat setiap wilayah memiliki julukan tersendiri.

Gaya Hidup

Fashion Untuk Tampil Beda di Hari Lebaran 2015.

Tidak hanya untuk hijabers, pakaian-pakaian ini juga cocok digunakan para wanita tidak berhijab.

Artikel

Abah Edong, Pancawarna dan Garut

Gaung batu akik tidak begitu kuat lagi, namun kini Garut dikenal sebagai penghasil batu akik berkualitas, salah satunya pancawarna.