Siti Nurbaya Roman Melegenda (1)

Siti Nurbaya Roman Melegenda (1)

Novelis Marah Rusli mungkin tidak sekadar mereka-reka ketika menulis Roman Siti Nurbaya. Ia hendak memotret kondisi sosial masyarakat yang terjadi kala itu, khususnya di Sumatera Barat, tempat setting roman tersebut diceritakan.

Tersebutlah “Siti Nurbaya.” Seorang gadis belia, atau mungkin lebih tepatnya kembang desa. Ayahnya, Baginda Sulaeman adalah seorang pedagang terkemuka di kota Padang. Namun, sebagian besar modalnya adalah pinjaman dari renterir licik, Datuk Maringgih. Awalnya perdagangan ayahnya berjalan lancar. Sebagai orang yang serakah, Datuk Maringgih tidak menginginkan hal ini. Maka ia bersiasat, menyuruh kaki tangannya untuk membakar dan menghancurkan kios-kios milik Baginda Sulaiman.

Usaha Baginda Sulaiman hancur dan ia terlilit utang. Datuk Maringgih mendesak Baginda Sulaiman untuk segera melunasi utang-utangnya. Di sinilah kemudian ayahanda Siti Nurbaya masuk ke dalam perangkap. Ia tidak bisa melunasi utang-utangnya. Ketika perangkap dirasa sudah mengena, Datuk Maringgih mengajukan penawaran yang tidak mungkin ditolak. Boleh semua utangnya dianggap lunas, asalkan Baginda Sulaiman menyerahkan puterinya, Siti Nurbaya.

Karena terpaksa, Siti Nurbaya tidak punya pilihan lain. Ia lebih memilih membantu ayahandanya, ketimbang menuruti egonya sendiri. Padahal ia sendiri memiliki kekasih, Samsul Bahri namanya. Ketika kejadian ini berlangsung, kekasih Siti Nurbaya ini sedang bersekolah di STOVIA, Batavia. Pada suatu hari, ketika datang masa libur, Samsul Bahri pulang ke Padang dan bertemu empat mata dengan Siti Nurbaya yang kini telah menjadi istri Datuk Maringgih. Pertemuan ini diketahui oleh kaki tangan Datuk Maringgih yang mendorong perkelahian di antara mereka. Singkat cerita, ayahanda Samsul Bahri malu, dan membuat Samsul Bahri harus kembali ke Jakarta.

 

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup

Heboh Motif Ka’bah di Batu Akik Asal Marantale

Kehebohan batu asal Marantale kembali berlanjut. Setelah dianggap memiliki energi, kali ini motifnya yang unik, yakni Ka’bah.

Makanan

Dari Manakah Kuliner Soto Berasal ?

Siapa yang tidak mengenal soto? Uniknya, soto sangat beragam dan setiap daerah memiliki ciri khasnya.

Gaya Hidup 1Comments

Jenis Batu Akik Indonesia Yang Paling Dicari Kolektor

Demam batu akik terus bergulir. Di momen KAA (Konferensi Asia Afrika ) 2015 kemarin, batu akik lebih diangkat pamornya. Adalah Ridwan Kamil, sang Walikota Bandung yang hendak memberikan cinderamata berupa

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply