Suatu Sore Bersama Gandhi, MLK dan Mandela (4)

Suatu Sore Bersama Gandhi, MLK dan Mandela (4)

mahatma-gandhi-di-suatu-sore

MLK : “Oh, iya, bagaimana dengan keadaan Negeri Tuan sendiri ?
Saya : “Founding Father kami memiliki prinsip yang sama dengan Tuan. Namun, apa yang terjadi puluhan tahun setelah kami merdeka? Di era Reformasi yang katanya penuh kebebasan ini, praktek intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan justru tumbuh subur. Hingga kini, saudara kami, ratusan penganut Ahmadiyah di Nusa Tenggara Barat terkatung-katung menjadi pengungsi di negerinya sendiri selama 7 tahun. Nasib Kaum Syiah di Sampang, Madura tidak jauh berbeda. Belum lagi Jema’at GKI Yasmin yang tidak bisa beribadah di gereja-nya sendiri sampai saat ini. Apa saran Tuan-Tuan menghadapi kondisi seperti ini ?”
Gandhi : “ Setelah Saya tiada, bukan berarti persoalan diskriminasi, konflik suku, agama hilang dari India. Begitu juga Amerika Serikat, yang kata orang tanah kebebasan. Berkat perjuangan MLK, puluhan tahun kemudian negara Paman Sam memiliki seorang Afro Amerika yang menduduki kursi ke-Presidenan. Lantas, apakah setelah Obama menjadi Presiden, sikap rasis menguap ke udara ? Atau ketika Mandela menjadi Presiden, apakah konsep apartheid terkubur di Afrika Selatan dan di belahan dunia lain ? Tidak ! Perjuangan ini adalah perjuangan terus-menerus antara kejahatan dan kebenaran. Ia akan selalu ada. Kebenaran harus senatiasa diperjuangkan, begitu pula di tempat Anda !”
Mandela : “Ya, Anda harus selalu mewujudkannya, mengutip perkataan dari Tuan Gandhi, ….hal ini bisa dimulai dari mana Anda berada…”You must be the change you want to see in the world”
Saya : “Tapi terkadang, kami merasa sedikit,…merasa sendiri dalam perjuangan kami,…melawan pihak yang selama ini mengklaim dirinya mayoritas”
Gandhi : “Meskpun kamu hanya seorang, kebenaran tetaplah kebenaran…dalam perjuanganmu…mungkin awalnya mereka meremehkanmu, kemudian menertawakanmu, kemudian melawanmu, lalu kau keluar sebagai pemenang…”
Ketiga tamuku tersenyum kepadaku. Tiba-tiba penglihatan kabur, dan gelap. Bahuku terasa disentuh, dan ditepuk-tepuk. Mataku terbuka, dan di beranda tidak lagi nampak mereka bertiga, melainkan sesosok perempuan,..isteri saya. Rupanya saya tertidur dan dia mencoba membangunkanku….hemmm, sungguh mimpi yang sangat inspiratif, Saya akan berusaha mewujudkannya,..”You must be the change you want to see in the world” kata-kata Gandhi masih terngiang-ngiang.

Akhmad Faizal Reza

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Akhir “Furious7” Mengguncang Emosi penggemar Paul Walker

siloka.com – Banyak yang meramalkan akhir kisah Brian O’ Conner akan menyedihkan dan pahit pada Film terbaru dari waralaba Fast and Furious, Furious 7. Berhubung dengan kecelakaan yang menimpa Paul Walker

Hits

Victoria Beckham Ikut-Ikutan Demam Batu Akik

Ternyata demam batu akik sudah mewabah ke mana-mana. Bukan masyarakat Indonesia saja yang dibius batu akik akhir-akhir ini. Selebritis dunia, semacam Victoria Beckham ikut-ikutan.

Gaya Hidup 0 Comments

Menegangkan! Aksi Tom Cruise di M:I5 Rogue Nation

Siloka.com – Akhirnya Mission: Imposible kelima kembali hadir dalam layar lebar, Tom Cruise lagi-lagi memerankan Ethan Hunt dalam Mission: Imposible – Rogue Nation. Trailer yang baru di unggah di situs berbagi video youtube tersebut, dalam

1 Comment

  1. Reihan Hafizah Kautsar
    February 10, 22:05
    Masya Allah asik banget kg Reza ktmu mereka bertiga di mimpi... Mantap.. B the change u want to see in the world !

Leave a Reply