Tak Gentar Meski Menghadapi Pahlawan Perang Dunia II

Tak Gentar Meski Menghadapi Pahlawan Perang Dunia II

Sikap Bung Karno terkenal tegas. Ia tidak merasa gentar menghadapi siapapun, tak terkecuali pahlawan Perang Dunia II, Eisenhower.

Ya, Eisenhower. Jenderal Amerika, pahlawan Perang Dunia II, yang kemudian menjadi Presiden Amerika Serikat. Berikut ceritanya seperti dituturkan Bambang Widjanarko, ajudan Bung Karno dalam bukunya, Sewindu Dekat Bung Karno :

Berbicara tentang lawatan Bung Karno ke Amerika, saya teringat cerita teman ajudan senior yang mendampingi Bung Karno jauh sebelum saya jadi ajudan.

Dalam tahun 50-an, Bung Karno ke Amerika Serikat dan bertemu dengan Presiden Eisenhower. Jenderal Amerika, Pahlawan Perang Dunia II, ini memang mempunyai sedikit sifat tinggi hati, khususnya bila menghadapi orang-orang dari negara kecil atau negara yang terbelakang.

Pertemuan Bung Karno dan Presiden Eisenhower ini ditetapkan pukul 10.00. Bung Karno dan rombongan inti telah tiba dan siap di tempat pertemuan pada pukul 09.58, Eisenhower belum kelihatan. Bung Karno menunggu. Waktu berjalan terus dan menunjukkan pukul 10.00, Bung Karno tersenyum cerah.

Pukul 10.10 Bung Karno masih tenang, pukul 10.15 Bung Karno mulai gelisah dan tidak mau berbicara lagi. Pukul 10.25 Eisenhower belum juga kelihatan. Bung Karno meledak. Dengan suara keras ia berkata langsung kepada anggota protokol Gedung Putih yang mendampinginya, “Apa-apaan ini ? Kalian sendiri yang menetapkan pertemuan jam 10.00, hingga sekarang Presiden belum juga tiba. Apakah kalian memang bermaksud menghina saya ? Sekarang juga saya pergi !” Dengan langkah tegap Bung Karno keluar ruangan meninggalkan pejabat-pejabat tuan rumah yang berdiri kebingungan.

Akhirnya, insiden kecil tersebut dapat diperbaiki dengan permintaan maaf dari Gedung Putih, dan sewaktu Bung Karno datang lagi ke tempat pertemuan,  Eisenhower menjemput Bung Karno sekatu turun dari mobilnya.

sumber : Sewindu Dekat Bung Karno

Comments

About author

You might also like

Sains

Penampakan Supermoon Berdarah di Dunia

Sebagian besar penduduk bumi menyaksikan peristiwa langka “gerhana supermoon”, ketika gerhana bulan berlangsung bersamaan dengan supermoon.

Jalan-Jalan 0 Comments

Masangin : Ritus Mengukur Kelurusan Hati

Datang ke Yogya tidak mantap kalau tidak merasakan ritus masangin di Alun-alun Kidul (Alkid), selain berwisata kuliner malam hari di sana. Kalau waktu siangnya memang tidak begitu ramai. Biasanya orang

Napak Tilas 0 Comments

Istimewa-nya Yogyakarta (2)

Secara budaya dan situs, keistimewaan Yogyakarta terletak pada konservasi bangunan Keraton Yogyakarta sebagai artefak budaya maupun manusia Jawa dengan kekuasaannya. Meskpun konservasi bangunan keraton terdapat di beberapa daerah yang pernah