Taman Tematik Membuat Anda Bahagia

Taman Tematik Membuat Anda Bahagia

“Ciri kota yang baik adalah kota yang bisa menggoda warganya untuk keluar rumah dengan sukarela. Bersantai di jalur pedestrian atau di bibir bangunan atau berinteraksi di taman kota” -Enrique Penelosa, Mantan Walikota Bogota

Satu tahun ke belakang ada program cukup menonjol yang dilakukan Ridwan Kamil sebagai Walikota Bandung. Program itu adalah pembuatan taman baru atau merevitalisasi taman yang sudah ada. Program ini terbilang berhasil. Banyak taman baru atau taman lama yang segar kembali setelah mendapat sentuhan Kang Emil. Uniknya taman tersebut diberi tema tertentu.

Pemberian tema tertentu pada taman-taman kota menawarkan hal baru, khususnya bagi masyarakat Bandung. Jika dulu, taman hanya difungsikan sebagai paru-paru kota, maka kini fungsinya lebih beragam. Taman-taman tersebut dinamai dengan fungsi-fungsi tambahannya. Semisal ada Taman Film, Taman Fitness, Taman jomblo, Taman Lansia, Taman Fotografi, Taman Pustaka Bunga.

Di tengah komodifikasi pusat-pusat rekreasi, kehadiran taman ini tentu dapat menjadi oase. Jika demi menikmati hiburan kebanyakan orang harus merogoh kocek mereka dalam-dalam, maka sebaliknya di taman-taman semacam ini mereka nyaris tidak mengeluarkan sepeserpun. Jenis hiburan inilah yang dapat dinikmati semua kalangan, tua muda, berduit atau tidak. Tidak ada kelas sosial dan penyekatan antara “the haves” dan “the haves not” di sini.

Jika sudah begini, indeks kebahagiaan masyarakat Bandung diharapkan meningkat. Menurut Kang Emil, seperti dikutip dalam laman kompas.com.(12/05/14) indeks kebahagiaan adalah sebuah teori baru untuk mengetahui kemajuan sebuah wilayah di luar peningkatan ekonomi. Teori tersebut diperkenalkan pertama kali di Butan. Emil juga menjelaskan bahwa program peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat baru pertama kali diterapkan di Indonesia. Dia menegaskan, saat ini baru kota Bandung yang mengadopsi teori tersebut. Salah satu upaya untuk meningkatkan indeks itu adalah dengan membangun taman-taman tematik yang tersebar di kota Bandung ini.

Akhmad Faizal Reza

Comments

About author

You might also like

Napak Tilas

Kiprah Awak U-Boat Nazi Jerman Bantu Pejuang RI

Mumpung, Peringatan berakhirnya Perang Dunia 2 masih hangat di bulan Mei ini. Tak salah kiranya membahas sejarah yang terlupakan tentangnya. Kita mungkin tidak pernah membayangkan, tentara Nazi Jerman pernah terlibat

Hits

Hati-Hati Jika Upload Foto Makanan di Media Sosial

Hakim Pengadilan Federal Jerman memutuskan bahwa gambar atau foto makanan artistik menjadi hak milik para penciptanya.

Gaya Hidup 0 Comments

Definisi Cantik Menurut Budaya (1)

Apa yang membuat kita melontarkan kata “cantik” kepada kaum hawa ? Apa yang menjadi tolok ukur ? Apa sesungguhnya definisi cantik atau kecantikan itu sendiri ? Mungkin tanpa kita sadari,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply