Teropong Bintang Bosscha Lembang

Teropong Bintang Bosscha Lembang

Ingin melihat bintang atau bulan ? Anda tidak perlu menjadi Neil Armstrong atau jauh-jauh bepergian ke sana. Tengok saja Observatorium Bosscha di Lembang.

Jika langit sedang cerah, anda dapat melihat kerlip bintang dan planet-planet di jagad raya, tapi itu hanya bisa dilihat di malam hari. Observatorium Bosscha adalah salah satu obervatorium tertua di Indonesia. Dibuat pada 1923 atas prakarsa K.A.R. Bosscha seorang tuan tanah dan pemilik perkebunan. Bersama R.A.Kerkhoven mereka berencana membuat observatorium setelah kedatangan J.Vote seorang astronom yang telah bekerja selama 5 tahun di observatorium Cape Town Afrika Selatan.

Lokasi yang mereka pilih adalah Lembang. Mengapa Lembang ? Salah satu alasannya karena kondisi geologis yang stabil.Selain itu, pendirian observatorium di Hindia Belanda menjadikannya salah satu observatorium yang mengamati belahan bumi selatan.

Teropongnya sendiri adalah buatan pabrikan lensa terkenal di Jerman, Carl Zeiss. Berat keseluruhan teropong yang sampai saat ini masih bisa difungsikan –berkat perawatan intensif- ini mencapai 17 ton ! Tapi berkat sistem yang sempurna, memindahkan teropong ini dapat dilakukan satu orang saja.

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Suatu Sore Bersama Gandhi, MLK dan Mandela (1)

Seperti biasa, setiap akhir pekan Saya menghabiskan sore di beranda rumah. Di temani secangkir kopi, dan pisang goreng buatan istri sudah cukup mumpuni. Namun, sore ini bukanlah sore yang biasa.

Gaya Hidup 0 Comments

Melacak Industri Perak di Kota Gede, Yogyakarta

  Munculnya kerajinan perak di Kotagede bersamaan dengan berdirinya Kotagede sebagai ibu kota Mataram Islam pada abad ke-16. Ada bukti yang menunjukkan bahwa seni kerajinan perak, emas, dan logam pada

Gaya Hidup 0 Comments

Dutch Wife, Beda di Indonesia dan di Jepang

Budaya di Indonesia, tidur rasanya kurang lengkap tanpa guling, atau jaman dahulu disebut Dutch Wife yang tidak bisa kentut, jika dutch wife yang kita kenal adalah guling, dutch wife dijepang lebih dikenal

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply