The Imitation Games

The Imitation Games

imitation-game-poster

Jika saja mesin sandi Nazi “Enigma” tidak terpecahkan maka jalannya sejarah akan lain.

Film “The Imitation Games” menceritakan kisah nyata lika-liku ilmuwan Inggris, Alan Turing (Benedict Cumberbatch) dalam memecahkan sandi mesin canggih ini.

Andai saja, Sekutu, khususnya Inggris tidak merekrut Alan Turing , mereka akan menjadi bulan-bulanan Nazi Jerman. Dengan mesin Sandi “Enigma” Nazi dapat mengerahkan armada laut dan udaranya untuk menyerang posisi-posisi penting tentara Sekutu tanpa diketahui.

Dalam film ini, selain mesin Enigma, sosok Alan Turing pun terbilang penuh teka-teki. Semenjak kecil “kegeniusan”nya sering membuatnya di “bully” di sekolah. Ia tidak memiliki sahabat, kecuali seorang saja, Christopher. Sahabatnya ini juga yang mengenalkan Turing pada dunia sandi. Cerita film ini bolak-balik antara masa kecil, masa keterlibatannya dalam tim pemecah Sandi Enigma, dan masa sesudah Perang.

Untuk memecahkan kode atau sandi “Enigma” pemerintahan Churchil harus membentuk tim yang terdiri dari ilmuwan-ilmuwan Inggris. Alan Turing terlibat di dalamnya. Namun, karakter Turing yang dingin dan tidak mudah bersosialisasi menjadi hambatan bekerja dalam sebuah tim. Ia cenderung bekerja sendirian. Ia meminta kepada atasannya, Komandan Denniston untuk menyediakan dana sekitar seratus ribu poundsterling untuk membuat mesin. Menurut konsepnya, mesin enigma mesti dihadapi dengan mesin lagi. Mesin ini dinamakan sesuai sahabat masa kecilnya yang telah meninggal, Christopher.

Untungnya ada sosok Joan Clarke, perempuan genius yang “mengerti” Turing. Clarke-lah yang bisa mencairkan suasana dan menghubungkan kembali Turing dan teman-teman se-timnya. Sandi Enigma pada akhirnya terpecahkan melalui ketidaksengajaan. Lewat penemuannya ini, di akhir film disebutkan bahwa penemuan ini menyelamatkan 16 juta jiwa manusia dan mempersingkat perang dengan Nazi Jerman.

Namun demikian, akhir cerita Alan Turing tidaklah “happy ending.” Perannya yang begitu besar dalam mengakhiri Perang Dunia 2 tidak terlalu diakui. Depresi karena preferensi seksualnya (gay) yang pada masa itu dianggap illegal membuat ia bunuh diri di usia 41 tahun. Namun, sebagian kalangan menganggap peran dinas intelegen Inggris dalam kematian Alan Turing. Ini dikarenakan kontstelasi Perang Dingin. Barat tidak ingin kegeniusannya dimanfaatkan pihak lawan.

Comments

About author

You might also like

Gaya Hidup 0 Comments

Ketika Demam Batu Akik Melanda

Hampir di setiap sudut jalan terlihat kerumunan. Bahkan berlangsung hingga larut malam. Ketika didekati, nampaklah aktivitas pedagang dan penjual batu akik sedang asyik bertransaksi. Belakangan fenomena ini menjamur. Dari mulai

Kesehatan

Daftar Negara Dengan Tingkat Kepuasan Seksual Tertinggi

Seberapa puaskah kehidupan seksual Anda dengan pasangan ? Nah, ternyata puas atau tidaknya kehidupan seksual Anda tidak lagi diukur per individu, melainkan sampai tingkat negara. Belakangan muncul-lah sebuah survey, negara

Kesehatan

Dunia Medis Berperang Melawan Sel Kanker

Kemoterapi bisa meningkatkan usia harapan hidup penderita kanker, namun tidak dapat memberikan kesembuhan total.

1 Comment

  1. anonim
    April 09, 09:55
    Film ny seruu.. Si Alan turing dulu pernah jd Mr Spock..he

Leave a Reply