Tidak Suka Sex? Waspada Kemungkinan Sexual Anorexia

Tidak Suka Sex? Waspada Kemungkinan Sexual Anorexia

Dalam menjalin dan membina rumah tangga, sex adalah salah satu cara untuk berkomunikasi dengan pasangan maupun diri sendiri. Sex juga merupakan bumbu yang dapat menjadi pemanis maupun penambah keharmonisan dalam rumah tangga.  Akan tetapi, saat bagian dari diri kita yang berhubungan dengan seksual ditutup rapat atau dibatasi, maka kondisi psikologis pun menjadi terganggu.

“Sexual Anorexia” merupakan salah satu gangguan seksual dimana gairah seks menjadi sangat rendah, hingga timbul rasa enggan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Sexual anorexia sangat berpotensi mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Seorang terapis berlisensi untuk masalah pernikahan dan keluarga, Dr. Paul Hokemeyer menyebutkan ada empat karakteristik seseorang dapat digolongkan menderita sexual anorexia, antara lain:

  1. Dingin  terhadap sex atau dikenal dengan istilah frigid, yaitu keengganan atau kemalasan untuk berhubungan seks atau menolak untuk berdiskusi seputar seks.
  2. Takut terhadap seks atau hal-hal yang berhubungan dengan seks. Seperti merasa cemas atau tidak nyaman ketika diajak diskusi tentang seks, ketika orang lain menunjukkan seksualitasnya atau ketika seseorang memperlihatkan atau mendiskusikan tentang barang-barang yang berhubungan dengan seksual seperti lingerie.
  3. Merasa malu atau bersalah akan hal-hal yang berhubungan dengan seks.
  4. Melakukan hal buruk pada diri sendiri atau menyibukkan diri sendiri supaya terhindar dari hubungan seksual dengan maksud supaya tidak terlihat menarik bagi pasangan. Contohnya, menggemukkan diri supaya tidak menarik pasangan atau lawan jenis.

Pada umumnya, penderita sexual anorexia tidak suka dengan seks, membenci, bahkan menolak jika diajak bercinta. Hokemeyer pun menyatakan bahwa ada beberapa orang yang sengaja mencapai kondisi sexual anorexia untuk menekan rasa sakit emosional yang mereka rasakan. Dia pun menyarankan agar orang-orang tersebut untuk segera berkonsultasi dengan ahli supaya bisa mengatasi masalah emosionalnya.

Jadi, waspadailah apabila terdapat ciri-ciri diatas pada diri kita. Karena sexual anorexia dapat mengganggu kondisi psikologis kita dan pasangan, yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

 

Disarikan dari berbagai sumber

Comments

About author

You might also like

Kesehatan

Hidup Sehat Dengan Donor Darah

Jangan jadikan rasa takut pada jarum suntik sebagai penghalang untuk mendapatkan hidup sehat.

Tokoh

Anak Angkat Cristiano Ronaldo Ini Masuk Akademi Sporting Lisbon !

Masih ingat dengan Tsunami Aceh 26 Desember 2004 lalu ? Peristiwa tragis ini membawa hikmah tersendiri bagi Martunis.

Hits

Dubsmash; Aplikasi yang Sedang Nge-Hits di Tanah Air

Selfie sudah terdengar membosankan hari ini. Semua orang melakukannya dan akhirnya mencapai titik jenuh. Kalau begitu cobalah dubsmash.