Tupai Vampir Ditemukan di Kalimantan Barat

Tupai Vampir Ditemukan di Kalimantan Barat

Video pertama mengenai keberadaan “tupai vampir” misterius ditemukan oleh seorang peneliti yang sedang bekerja di Indonesia, menurut Science report..

Seekor tupai langka yang sangat sulit untuk ditemukan, Rheithrosciurus Macrotis,  dikenal karena menjadi inspirasi wujud vampir yang sering kita lihat di film. Selain itu, tupai vampir juga dikenal karena ekornya yang dinobatkan sebagai mamalia dengan rambut (ekor) paling halus pada tahun lalu.

Andrew Marshall, seorang konservator biologi dari University of Michigan bersama para kolega memasang 35 kamera dengan sensor gerak di area Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat. Tupai vampir atau biasa disebut sebagai tupai ekor rumbai borneo diketahui hidup di Taman Nasional Gunung Palung.

“Saat itu saya sedang duduk di bar menunggu waktu pulang. Ketika saya melihat gambar dari kamera, lalu video itu muncul,” ungkap Marshall pada Erik Stokstad, jurnalis sains.

Video tupai vampir itu direkam dengan mode infra merah, tidak berwarna karena kondisi di lokasi sangat minim cahaya. Video tersebut merekam tupai vampir sedang mencari makanan diantara dedaunan kering, berharap menemukan kacang yang jatuh dari pohon kenari. Para peneliti penasaran bagaimana cara seekor tupai ekor rumbai menggerogoti kacang kenari yang sangat keras.

Tupai ekor rumbai Kalimantan atau tupai vampir.

Ciri khas dari tupai ekor rumbai adalah telinganya yang menyerupai telinga kelelawar, sehingga memungkinkan dijadikan sebagai ide dari wujud vampir. Berdasarkan cerita rakyat Gunung Palung dan Kalimantan, tupai dengan panjang tubuh sekitar 35 centimeter ini pernah menyerang rusa hutan dan meminum darahnya. Namun cerita ini tidak pernah terbukti.

Ekor tupai vampir adalah poin utama. Tampaknya ekor rumbai tersebut merupakan hasil evolusi sehingga menjadi sangat besar dan berbulu, sehingga mampu menutupi badannya untuk melindungi diri dari predator dan juga menarik perhatian lawan jenisnya. Macan tutul, kucing-kucing besar dan beberapa karnivora lainnya adalah pemangsa tupai.

Marshall, pengurus taman nasional dan peneliti dari Victoria University of Wellington berharap untuk dapat merekam lebih banyak footage mengenai tupai vampir. Sehingga dapat mengungkap bagaimana cara tupai ekor rumbai memakan kacang yang sangat keras.
Video-video tambahan juga diharapkan dapat menunjukan bagaimana perangai tupai vampir untuk menarik pasangan dan bereproduksi, seperti apa habitat favoritnya, dan segala aktifitas tupai berwujud vampir tersebut.

“Saya akan sangat terkejut jika legenda vampir tersebut benar berasal dari tupai ekor rumbai,” kata Marshall.

(sumber: discovery)

Comments

About author

You might also like

Kesehatan

Daftar Negara Dengan Tingkat Kepuasan Seksual Tertinggi

Seberapa puaskah kehidupan seksual Anda dengan pasangan ? Nah, ternyata puas atau tidaknya kehidupan seksual Anda tidak lagi diukur per individu, melainkan sampai tingkat negara. Belakangan muncul-lah sebuah survey, negara

Napak Tilas

Nama Soekarno Diabadikan di Negara-Negara Ini (3-tamat)

Gaung Soekarno ternyata tidak saja menggema di tanah air. Imbasnya terasa di mancanegara dan jejaknya ada hingga kini.

Hits

Hari Pertama Lebaran, Kota Bandung Kesepian

Wajah Bandung. Kota wisata belanja, fashion dan kuliner yang biasanya tidak sepi dari pengunjung.