Warga Bandung Lebih Aman Dengan Aplikasi ‘Panic Button’

Warga Bandung Lebih Aman Dengan Aplikasi ‘Panic Button’

Tingkat kekerasan di kota-kota besar semakin tinggi. Rasa aman di tengah warga tercerabut. Solusinya? Belajar dari Bandung.

Pada hari Jumat, 10 Juli 2015 kemarin, Walikota Bandung, Ridwan Kamil meluncurkan sebuah aplikasi di telepon genggam yang bernama Aplikasi Tombol Panik (Panic Button).

Kang Emil, sapaan akrab kepada sang Walikota, meluncurkan aplikasi ini di Bandung Command Centre, Balai Kota Bandung. Sayangnya, aplikasi ini baru bisa diunggah di telepon pintar yang berbasis Android melalui Playstore dengan nama ‘X-igent Panic Button’.

Aplikasi atau cara kerjanya pun sangat mudah. Diawali dengan mengisi data secara akurat tentang diri kita, lalu langsung dapat digunakan. Aplikasi ini dapat membantu kita untuk menghubungi orang-orang terdekat kita apabila kita sedang dalam masalah/keadaan bahaya.

Dengan memencet tombol merah pada aplikasi tersebut sebanyak tiga kali, bantuan dari kepolisian akan langsung datang menolong kita dalam waktu kurang dari tiga menit.

Aplikasi ini baru dapat dinikmati oleh warga Bandung, jadi bila ada permintaan dari jarak radius lima kilometer dari pusat, maka permintaan tidak akan dilayani.

(Disarikan dari berbagai sumber).

About author

You might also like

Artikel

Siapa Sangka, Foto Berwarna Ini Sudah Berusia 100 Tahun !

Bagi kita yang lahir di periode 80 hingga 90 puluhan mungkin tidak terlalu aneh melihat foto berwarna. Meski masih memakai film sebagai medianya, foto berwarna sudah begitu lumrahnya.

Hits

Angeline Diperkosa Sebelum Dibunuh?

Angeline (8) yang dikabarkan hilang sejak 16 Mei, pernah mengalami kekerasan seksual di rumah Margaret.

Artikel

Si Penggali Kubur Lara Croft Hadir di Smartphone

Para pecinta Lara Croft – Tomb Raider sempat dibuat penasaran akan keluaran teranyar dari Square Enix, melihat dari judulnya “Relic Run” apakah akan seperi game-game endles run lainnya semacan Tample